Ledakan Petasan Guncang Rumah di Jogja, 3 Korban Luka Bakar Termasuk Balita 5 Tahun

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petasan meledak. (Posnews/Net)

Ilustrasi, petasan meledak. (Posnews/Net)

YOGYAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ledakan keras yang diduga berasal dari petasan mengguncang sebuah rumah di kawasan Suryodiningratan, Kota Yogyakarta, Selasa (10/3/2026) siang.

Insiden mengejutkan ini membuat warga sekitar panik. Tragisnya, seorang balita berusia 5 tahun ikut menjadi korban luka bakar dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat suasana permukiman relatif sepi. Tiba-tiba suara ledakan keras terdengar dari dalam rumah hingga membuat warga berhamburan keluar untuk mencari sumber suara.

Akibat kejadian itu, tiga orang mengalami luka bakar, yakni DA (18), YG (18), dan M (5). Ketiganya langsung mendapat pertolongan warga sebelum akhirnya dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.

Ps Kasihumas Polresta Yogyakarta Ipda Anton Budi Susilo menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban berada di dalam rumah bersama dua temannya.

Namun, saksi tidak mengetahui secara pasti aktivitas yang mereka lakukan sebelum ledakan terjadi.

Baca Juga :  Memahami Realisme Ofensif dan Ambisi Hegemoni Regional

“Awalnya korban berada di rumah bersama temannya YG dan seorang balita berinisial M. Saksi tidak mengetahui secara pasti apa yang dilakukan mereka di dalam rumah tersebut,” ujar Anton, Kamis (12/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak lama kemudian, suara ledakan keras memecah keheningan. Warga yang mendengar dentuman langsung bergegas mendatangi rumah tersebut.

Saat tiba di lokasi, saksi mendapati ketiga korban sudah dalam kondisi mengalami luka bakar akibat ledakan.

“Saksi kemudian masuk ke rumah dan menemukan korban bersama dua temannya mengalami luka bakar,” jelas Anton.

Polisi Olah TKP, Rumah Rusak Akibat Ledakan

Mendapat laporan warga, personel Polsek Mantrijeron bersama Tim Inafis Polresta Yogyakarta langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bagian dalam rumah mengalami kerusakan akibat tekanan ledakan. Polisi menduga sumber ledakan berasal dari petasan atau bahan sejenis yang meledak di dalam rumah.

Baca Juga :  Komjen Iqbal Serasa Pulang Kampung di Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau

Meski demikian, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut, termasuk kemungkinan adanya bahan peledak rakitan atau petasan berdaya ledak tinggi.

Polisi Imbau Warga Waspada Petasan

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri, ketika penggunaan petasan sering meningkat.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak bermain atau merakit petasan secara sembarangan, karena berisiko memicu ledakan berbahaya yang dapat mengakibatkan luka serius bahkan korban jiwa.

Sementara itu, kondisi ketiga korban saat ini masih dalam perawatan medis akibat luka bakar yang mereka alami.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti dari lokasi kejadian untuk mengungkap secara pasti penyebab ledakan yang menghebohkan warga Jogja tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas HAM Soroti Unsur Penyiksaan
Bocoran KSPSI, Outsourcing Dibatasi 5 Sektor – Satgas PHK Segera Dibentuk
Kasus PRT Tewas di Benhil Diusut, Dugaan Penyekapan dan Perdagangan Orang Mencuat
400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
Kasus Kematian WNA di Depok Diusut, Polisi Periksa Petugas Imigrasi
Remaja 17 Tahun Disekap di Ancol, Polisi Fokus Pemulihan Psikologis Korban
Narkoba Menggurita di Tanah Abang, Polisi Sikat 5 Pelaku di Jati Bunder

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:32 WIB

Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama

Senin, 27 April 2026 - 20:11 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas HAM Soroti Unsur Penyiksaan

Senin, 27 April 2026 - 19:51 WIB

Bocoran KSPSI, Outsourcing Dibatasi 5 Sektor – Satgas PHK Segera Dibentuk

Senin, 27 April 2026 - 19:34 WIB

Kasus PRT Tewas di Benhil Diusut, Dugaan Penyekapan dan Perdagangan Orang Mencuat

Senin, 27 April 2026 - 18:05 WIB

400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru