Penembakan di Pesta Pemuda Oklahoma Lukai Sedikitnya 12 Orang

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tragedi di tengah kegembiraan. Sebuah acara kumpul-kumpul pemuda di tepi Danau Arcadia, Oklahoma, berubah menjadi lokasi penembakan massal yang mengirim belasan orang ke rumah sakit dan memicu perburuan besar-besaran terhadap pelaku. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Tragedi di tengah kegembiraan. Sebuah acara kumpul-kumpul pemuda di tepi Danau Arcadia, Oklahoma, berubah menjadi lokasi penembakan massal yang mengirim belasan orang ke rumah sakit dan memicu perburuan besar-besaran terhadap pelaku. Dok: Istimewa.

EDMOND, POSNEWS.CO.ID – Suasana tenang di Danau Arcadia berubah menjadi mencekam pada Minggu malam. Polisi dan otoritas medis melaporkan bahwa penembakan massal melukai sedikitnya 12 pemuda dalam sebuah acara pertemuan.

Emily Ward, juru bicara Kepolisian Edmond, menyebut otoritas menerima laporan tembakan sekitar pukul 21.00 di area tersebut. “Situasi ini sangat menakutkan. Kami memahami kecemasan masyarakat dan pihak-pihak terlibat,” jelas Ward dalam keterangannya.

Kronologi dan Penanganan Korban

Polisi melaporkan kepanikan pecah saat tembakan menyalak di tengah kerumunan. Otoritas segera mengerahkan layanan darurat guna mengevakuasi korban. Selanjutnya, ambulans membawa sepuluh orang ke rumah sakit. Beberapa korban lainnya menyetir sendiri untuk mencari pertolongan medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak rumah sakit merinci distribusi pasien sebagai berikut:

  • Integris Health Baptist Medical Center (Oklahoma City): Menangani sembilan pasien.
  • Integris Health Edmond Hospital: Merawat tiga pasien.
Baca Juga :  Nigel Farage Mundur dari Parlemen Inggris

Juru bicara rumah sakit menyebut kondisi pasien bervariasi. Tim medis masih melakukan penilaian intensif terhadap luka-luka mereka hingga Minggu malam.

Investigasi dan Perburuan Tersangka

Hingga kini, polisi belum menangkap tersangka mana pun. Detektif menyebar ke seluruh wilayah metro guna mewawancarai saksi dan korban. Mereka berupaya mengidentifikasi pelaku aksi keji ini.

“Kami bekerja keras menemukan para tersangka,” tegas Ward. Oleh karena itu, polisi mendesak warga untuk melaporkan informasi atau rekaman visual dari lokasi. Langkah ini penting demi mempercepat proses hukum.

Danau Arcadia: Pusat Rekreasi yang Populer

Danau Arcadia terletak 21 kilometer di utara Oklahoma City. Waduk buatan ini menjadi tempat rekreasi favorit warga untuk memancing atau berkemah.

Lokasinya berada di pinggiran kota Edmond yang berpenduduk 100.000 jiwa. Kota ini terkenal dengan lingkungannya yang tenang. Namun, insiden terbaru ini merusak rasa aman warga di area publik tersebut.

Baca Juga :  Tiongkok Sukses Uji Terbang Long March-10

Bayang-Bayang Sejarah: Tragedi 1986

Tragedi ini terjadi saat Edmond mendekati peringatan 40 tahun penembakan mematikan di Amerika Serikat. Pada 1986, pekerja pos Patrick Sherrill menembak 20 rekan kerja di kantor pos setempat.

Aksi tersebut menewaskan 14 orang. Sherrill kemudian mengakhiri hidupnya sendiri. Peristiwa itu meninggalkan luka mendalam bagi warga. Oleh sebab itu, kekerasan serupa pada 2026 membangkitkan kembali trauma lama komunitas tersebut.

Menanti Kepastian Hukum

Publik kini menanti perkembangan hasil penyelidikan daripada Kepolisian Edmond. Ketidakpastian motif dan identitas pelaku menambah ketegangan di wilayah Oklahoma.

Singkatnya, insiden ini menunjukkan tantangan besar keamanan publik di ruang terbuka. Pada 2026 ini, penangkapan pelaku menjadi kunci utama. Hal ini penting guna memulihkan kepercayaan warga terhadap keselamatan tempat rekreasi mereka.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas
Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang
Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1
Penembakan Massal di In-N-Out Idaho: Pelaku Tewas
Interpol Terbitkan Red Notice untuk Syekh Ahmad Al Misry, Polisi Sebut Masih di Mesir
Dua Helikopter Pemadam Tabrakan di Yunani
Israel Gempur Gaza 2 Hari Berturut-turut, 18 Warga Tewas
Bom Bunuh Diri Guncang Unjuk Rasa Anti-Militan di Pakistan

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Interpol Terbitkan Red Notice untuk Syekh Ahmad Al Misry, Polisi Sebut Masih di Mesir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Dua Helikopter Pemadam Tabrakan di Yunani

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB