Donald Trump Klaim AS dan Iran Sepakati Draf Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenangan bagi hak pilih warga. Hakim federal Boston Denise Casper membatalkan secara permanen aturan bukti kewarganegaraan pemilih yang Donald Trump usulkan. Dok: Istimewa.

Kemenangan bagi hak pilih warga. Hakim federal Boston Denise Casper membatalkan secara permanen aturan bukti kewarganegaraan pemilih yang Donald Trump usulkan. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perkembangan sangat penting mengenai masa depan konflik Timur Tengah. Sebab, ia mengeklaim Washington dan Tehran dapat menandatangani kesepakatan damai pada akhir pekan ini.

Langkah taktis ini akan segera membuka kembali jalur pelayaran kapal dagang di Selat Hormuz secara resmi. Akibatnya, kabar positif ini langsung menurunkan harga minyak mentah dunia serta mendongkrak pasar saham Amerika Serikat.

Peluang Emas Diplomatik di Teluk

Kantor berita Iran Fars melaporkan bahwa pemerintah Tehran sedang mengkaji draf kesepakatan damai sementara tersebut secara intensif. Meskipun begitu, pihak Iran belum memberikan jawaban atau keputusan formal hingga hari Kamis ini.

Trump menjelaskan bahwa kedua negara telah mencapai pemahaman politik yang sangat besar untuk mengakhiri pertempuran. Oleh karena itu, ia berencana mengirim Wakil Presiden JD Vance untuk menandatangani dokumen perjanjian tersebut di Eropa.

Langkah perdamaian ini bergulir setelah Trump membatalkan rencana serangan militer baru ke wilayah kedaulatan Iran. Sebab, ia melihat adanya kemajuan yang sangat pesat dalam proses negosiasi tertutup selama beberapa hari terakhir.

Penyelesaian Aset dan Jalur Pelayaran

Sumber diplomatik mengungkapkan bahwa draf awal akan mengakhiri blokade pelabuhan Iran oleh militer Amerika Serikat. Sementara itu, Iran juga harus melonggarkan pengawasan ketat mereka di sepanjang perairan Selat Hormuz.

Namun, para negosiator masih harus mendiskusikan mekanisme pencairan aset minyak Iran senilai puluhan miliar dolar AS. Sebab, dana raksasa tersebut saat ini masih membeku di berbagai lembaga keuangan luar negeri.

Baca Juga :  Menakar 15 Tahun Kepemimpinan Tim Cook di Puncak Apple

Kedua belah pihak juga sepakat untuk menunda pembahasan program pengembangan nuklir Iran pada perundingan masa depan. Dengan demikian, fokus utama kesepakatan darurat ini adalah pemulihan stabilitas ekonomi dan energi global secepatnya.

Bayang-bayang Penolakan Sayap Kanan

Kesepakatan sementara ini berisiko menghadapi penolakan keras dari kelompok elitis sayap kanan di dalam Kongres AS. Sebab, mereka menuntut penghentian total program pengayaan uranium Iran sebagai syarat mutlak perdamaian.

Trump sendiri mengklaim bahwa para pemimpin negara sekutu regional telah memberikan dukungan penuh terhadap draf ini. Sebagai contoh, Arab Saudi, Israel, Qatar, dan Uni Emirat Arab menyambut baik inisiatif damai tersebut. Pada akhirnya, dunia kini menanti realisasi penandatanganan kesepakatan bersejarah ini demi meredakan badai perang energi global.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar

Berita Terbaru

Hakim federal menolak permintaan Pemerintahan Trump untuk menghentikan penghitungan 20 ribu surat suara di California.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Menhan AS Pete Hegseth memecat perencana militer utama Pentagon Letjen Brett Sylvia. Simak kaitannya dengan rencana serangan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:39 WIB