Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Duka mendalam bagi Kerajaan Thailand. Putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn, Putri Bajrakitiyabha, wafat setelah menjalani perawatan koma selama tiga tahun lebih. Dok: Istimewa.

Duka mendalam bagi Kerajaan Thailand. Putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn, Putri Bajrakitiyabha, wafat setelah menjalani perawatan koma selama tiga tahun lebih. Dok: Istimewa.

BANGKOK, POSNEWS.CO.ID – Istana Thailand mengumumkan kabar duka yang sangat mendalam pada hari Jumat. Putri Bajrakitiyabha meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit keras.

Sang putri menghembuskan napas terakhir setelah koma selama tiga tahun lebih. Sebab, ia wafat dalam usia 47 tahun setelah menjalani perawatan intensif.

Perjalanan Medis dan Masa Koma Panjang

Biro Rumah Tangga Kerajaan menjelaskan bahwa sang putri wafat pada hari Kamis kemarin. Sebelumnya, sang putri pingsan akibat serangan jantung saat melakukan perjalanan dinas ke wilayah provinsi.

Peristiwa pilu tersebut berlangsung pada Desember tahun dua ribu dua puluh dua lalu. Akibatnya, ia harus menjalani perawatan koma di rumah sakit secara terus-menerus sejak saat itu.

Ketidakpastian Pewaris Takhta Kerajaan

Putri Bajrakitiyabha merupakan salah satu dari tiga anak raja yang memiliki gelar resmi dari istana. Namun, Raja Maha Vajiralongkorn belum menunjuk pewaris takhta resmi hingga saat ini.

Raja yang kini berusia 73 tahun tersebut memegang tampuk kekuasaan sejak tahun 2016. Sementara itu, sang putri lahir pada tanggal 7 Desember tahun 1978.

Ia merupakan putri tunggal dari pernikahan raja dengan mantan istrinya, Putri Soamsawali. Kedua orang tuanya kemudian resmi bercerai pada tahun 1991.

Baca Juga :  Viral LCC 4 Pilar Kalbar, KPAI Bela Siswi SMAN 1 Pontianak dan Desak Juri Minta Maaf

Kiprah Diplomasi Hukum “Putri Bha”

Rakyat Thailand menyapa sang putri dengan sebutan hangat “Putri Bha” semasa hidupnya. Dengan demikian, ia memiliki kedekatan emosional yang sangat erat dengan masyarakat luas.

Ia pernah mengemban tugas penting sebagai Duta Besar Thailand untuk Austria, Slovakia, dan Slovenia. Selain itu, ia aktif bekerja bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melindungi hak-hak perempuan.

Sang putri meraih gelar master dan doktor bidang hukum dari Universitas Cornell di Amerika Serikat. Pada akhirnya, kepergian tokoh intelektual ini meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi seluruh rakyat Thailand.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Berita Terbaru