Mendag Buka Peluang Ekspor untuk UMKM Salatiga, TEI 2026 Jadi Momentum Emas

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso berdialog dengan pelaku UMKM di Salatiga dan mengajak mereka memanfaatkan program Kemendag untuk menembus pasar ekspor dunia. (Posnews/Ist)

Menteri Perdagangan Budi Santoso berdialog dengan pelaku UMKM di Salatiga dan mengajak mereka memanfaatkan program Kemendag untuk menembus pasar ekspor dunia. (Posnews/Ist)

SALATIGA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas menjadi eksportir.

Saat berkunjung ke Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (18/6/2026), Budi Santoso mengajak para pelaku UMKM memanfaatkan berbagai program Kementerian Perdagangan untuk menembus pasar global.

Di hadapan sekitar 30 pelaku UMKM sektor kuliner, fesyen, dan kerajinan di Toko Oleh-Oleh dan Wisata Edukasi Argotelo, Budi Santoso menegaskan bahwa berbagai perjanjian dagang internasional membuka peluang besar bagi produk Indonesia untuk masuk ke pasar dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œUMKM tidak perlu bingung mencari pasar. Kemendag memiliki berbagai instrumen pendukung ekspor dan jaringan perwakilan perdagangan RI di luar negeri yang siap membantu pelaku usaha menemukan pembeli,” kata Budi Santoso.

Kemendag Siapkan Beragam Fasilitas Ekspor

Untuk melahirkan lebih banyak eksportir baru, Kemendag menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi UMKM.

Melalui Export Coaching Program (ECP), Kemendag melatih pelaku usaha mulai dari tahap persiapan hingga siap melakukan ekspor.

Selain itu, Kemendag memfasilitasi penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) agar produk Indonesia memperoleh pengurangan bahkan pembebasan bea masuk di negara mitra dagang.

Kemendag juga membuka akses pasar internasional melalui platform INAEXPORT yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan buyer dari berbagai negara.

Baca Juga :  Jakarta Fair Kemayoran 2026 Digelar 32 Hari, Ribuan Produk Siap Dipamerkan

Tidak hanya itu, perwakilan perdagangan RI di luar negeri juga memfasilitasi kegiatan business matching secara langsung antara UMKM dan calon pembeli potensial.

Mendag Ajak UMKM Ikut Trade Expo Indonesia 2026

Dalam kesempatan tersebut, Budi Santoso mengundang UMKM Salatiga untuk mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

Melalui pameran dagang terbesar di Indonesia itu, pelaku usaha dapat bertemu langsung dengan ribuan buyer dari berbagai negara.

β€œTEI menjadi momentum penting yang tidak boleh dilewatkan. Pelaku usaha bisa bertemu langsung dengan buyer internasional dan membuka peluang ekspor baru,” tegasnya.

Kemendag Perluas Pasar Ekspor

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Kemendag terus memperluas pasar ekspor Indonesia.

Kemendag menjalankan strategi diversifikasi pasar dengan memperkuat penetrasi produk Indonesia ke kawasan Asia Tengah, Afrika, dan Asia Selatan yang relatif aman dari dampak konflik global.

Selain itu, pemerintah mengoptimalkan berbagai perjanjian perdagangan internasional, termasuk Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), untuk memperluas akses produk Indonesia ke pasar Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan.

Melalui strategi tersebut, Kemendag berupaya menjaga pertumbuhan ekspor nasional sekaligus membuka peluang baru bagi UMKM Indonesia.

Argotelo Raup Buyer dari Australia dan Uni Emirat Arab

Pendiri Argotelo, Toni Anandya, mengaku merasakan langsung manfaat program Kemendag.

Setelah mengikuti Trade Expo Indonesia 2025, Argotelo berhasil menjalin hubungan bisnis dengan buyer dari Australia dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Tegaskan Dana Rp4,1 Triliun Pemprov Jabar Tak Mengendap, Tapi Berputar

β€œKami berharap bisa mendapat kesempatan mengikuti pameran di luar negeri. Berdasarkan pengalaman rekan-rekan pelaku usaha, hasilnya sangat signifikan untuk memperluas pasar,” ujar Toni.

Sejak berdiri pada 2016, Argotelo mengolah sekitar 500 ton singkong setiap tahun. Saat ini, produk Argotelo telah menembus pasar Australia dan Hong Kong.

Mendag Tinjau Industri Teknologi dan Manufaktur

Selain berdialog dengan UMKM, Budi Santoso juga meninjau sejumlah industri di Salatiga.

Salah satunya PT Dtech Inovasi Indonesia yang memproduksi suku cadang sepeda motor, kursi kereta api, dan komponen pesawat.

Sejak berdiri pada 2016, perusahaan tersebut berkembang pesat dan kini mempekerjakan sekitar 1.700 tenaga kerja.

Bahkan, Dtech mampu menjual hingga 18 ribu unit suku cadang motor merek Arumi setiap hari melalui siaran langsung penjualan daring atau live shopping.

Dalam kunjungan itu, Budi Santoso juga ikut mempromosikan produk lokal dengan bergabung dalam sesi live shopping.

Setelah itu, Mendag melanjutkan kunjungan ke PT Selalu Cinta Indonesia, pabrik yang memproduksi sepatu merek Nike untuk pasar ekspor.

Perusahaan tersebut menyerap sekitar 18 ribu tenaga kerja dan menjadi salah satu penggerak ekonomi utama di Salatiga.

Melalui kunjungan tersebut, Budi Santoso berharap semakin banyak UMKM dan industri nasional yang mampu memperluas pasar, meningkatkan ekspor, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai perdagangan global. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Genjot Transformasi Pasar Rakyat, 124 Pasar Sudah Bersertifikat SNI
Berawal dari Tugas Kampus, Parfum Timeless by Six Siap Tembus Pasar Global
Gratis Masuk Ancol Seharian! Ini Syarat dan Cara Reservasinya
Kunjungan Edukasi ke Perumda Dharma Jaya, Puluhan Siswa SMPN 51 Jakarta Belajar Pentingnya Ketahanan Pangan
Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya
KAI Tawarkan Tiket Murah 30 Persen Libur Sekolah, Ini Jadwal dan Ketentuannya
Kemendag Perbarui Aturan E-Commerce, Produk UMKM Dapat Prioritas di Marketplace
Pemerintah Siapkan Kenaikan HET MINYAKITA, Harga Baru Tunggu Evaluasi CPO

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:39 WIB

Kemendag Genjot Transformasi Pasar Rakyat, 124 Pasar Sudah Bersertifikat SNI

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:00 WIB

Mendag Buka Peluang Ekspor untuk UMKM Salatiga, TEI 2026 Jadi Momentum Emas

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:58 WIB

Berawal dari Tugas Kampus, Parfum Timeless by Six Siap Tembus Pasar Global

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:36 WIB

Gratis Masuk Ancol Seharian! Ini Syarat dan Cara Reservasinya

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:55 WIB

Kunjungan Edukasi ke Perumda Dharma Jaya, Puluhan Siswa SMPN 51 Jakarta Belajar Pentingnya Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo mengamankan lokasi penindakan terhadap DPO KKB di Distrik Dekai, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

HUKRIM

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:57 WIB