EVIAN-LES-BAINS, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyelesaikan debut diplomasinya pada KTT G7 di Prancis dengan sangat baik. Langkah tenang ini memperkuat reputasi Jepang sebagai sekutu tepercaya di tengah ketegangan geopolitik global.
Strategi Lobi Senyap di Balik Layar
Analis menilai Takaichi berhasil membawa agenda penting Jepang tanpa harus mendominasi panggung utama secara agresif. Guru Besar Universitas Tsukuba Atsuko Higashino mengonfirmasi bahwa Jepang lebih fokus memengaruhi hasil kesepakatan di balik layar.
Pendekatan pragmatis ini sukses memasukkan isu keamanan Selat Hormuz ke dalam dokumen kesepakatan bersama G7. Selain itu, Jepang juga aktif menyuarakan pentingnya rantai pasok mineral kritis untuk ketahanan ekonomi global.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komitmen Bersama Ukraina dan Selat Taiwan
Pertemuan puncak di kota Evian-les-Bains ini juga menghasilkan pernyataan bersama mengenai konflik Ukraina dan stabilitas Selat Taiwan. Guru Besar International Christian University Stephen Nagy menilai keselarasan komitmen tersebut sebagai pencapaian yang mengejutkan.
Sebelum menghadiri KTT G7, Takaichi sempat mengunjungi Inggris dan Italia untuk menggelar pembicaraan bilateral khusus. Ketiga negara tersebut kini aktif bekerja sama mengembangkan jet tempur siluman generasi baru masa depan.
Melalui kesuksesan debut ini, Jepang membuktikan posisinya sebagai mitra strategis yang sangat konsisten menjaga perdamaian. Pada akhirnya, dunia internasional tetap menaruh kepercayaan tinggi terhadap peran aktif Tokyo di panggung global.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa











