Eropa: Gelombang Panas Ekstrem Pecahkan Rekor Suhu

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ancaman nyata perubahan iklim. Gelombang panas ekstrem memanggang Eropa, memicu korban jiwa, dan memecahkan ratusan rekor suhu lokal. Dok: Istimewa.

Ancaman nyata perubahan iklim. Gelombang panas ekstrem memanggang Eropa, memicu korban jiwa, dan memecahkan ratusan rekor suhu lokal. Dok: Istimewa.

MADRID, POSNEWS.CO.ID – Otoritas kesehatan Eropa merilis peringatan bahaya tingkat tinggi pekan ini. Gelombang panas ekstrem terus memanggang sebagian besar wilayah benua biru.

Spanyol Mengalami Lonjakan Kematian Massal

Sengatan panas ekstrem menewaskan 1.029 warga Spanyol sepanjang Juni. Otoritas kesehatan mendeteksi lonjakan suhu udara melebihi 40 derajat Celsius.

Badan cuaca AEMET mencatat pemecahan ratusan rekor suhu lokal. Petugas mencatat 165 rekor suhu udara paling tinggi baru.

Prancis dan Jerman Cetak Rekor Suhu Baru

Kementerian Kesehatan Prancis mengonfirmasi kematian 300 warga lansia. Sengatan panas ekstrem menyerang warga berumur 75 tahun ke atas.

Sementara itu, stasiun cuaca Jerman mendeteksi suhu ekstrem baru. Suhu udara menyentuh angka 41,7 derajat Celsius di Coschen. Rekor suhu tinggi ini bertahan selama tiga hari beruntun.

Ancaman Bahaya di Portugal dan Kroasia

Badan cuaca Portugal merilis peringatan bahaya level merah. Gelombang panas berpotensi menaikkan suhu hingga 44 derajat Celsius.

Kroasia juga menghadapi ancaman cuaca ekstrem serupa pekan ini. Pemerintah setempat memberlakukan status siaga merah untuk wilayah Zagreb. Kota wisata Split dan Dubrovnik juga menghadapi risiko bahaya serupa.

Baca Juga :  Harta Karun Pasar Loak

Sengatan Panas Mematikan di Polandia

Dua atlet sepeda meninggal dunia saat mengikuti perlombaan maraton. Sengatan panas ekstrem memicu serangan jantung fatal pada kedua korban.

Analis menilai struktur bangunan apartemen beton memperparah suhu udara. Bangunan beton itu menahan panas tanpa memiliki sistem ventilasi udara.

Inggris Hadapi Potensi Gelombang Panas Susulan

Inggris mencatat suhu udara paling tinggi sebesar 37,7 derajat Celsius. Norfolk menjadi wilayah dengan suhu udara paling panas pekan ini.

Badan meteorologi memprediksi kemunculan gelombang panas susulan dalam waktu dekat. Ilmuwan mendesak warga bersiap menghadapi kelembapan udara yang tinggi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Perintahkan Pentagon Kurangi Latihan Militer
Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30-40 Orang
Serangan Drone dan Rudal Tewaskan 19 Orang di Rusia-Ukraina
Panglima AS Puji USS Lincoln, Kushner Gelar Pertemuan
Impor Minyak Nabati India Capai Level Tertinggi 10 Bulan
Trump Tuduh Vandal Rusak Rumput National Mall
Erin Patterson Ajukan Banding atas Vonis Kasus Pembunuhan
Gempa 7,7 SR Guncang Indonesia Timur, 20 Orang Tewas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Trump Perintahkan Pentagon Kurangi Latihan Militer

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30-40 Orang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Serangan Drone dan Rudal Tewaskan 19 Orang di Rusia-Ukraina

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Panglima AS Puji USS Lincoln, Kushner Gelar Pertemuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Impor Minyak Nabati India Capai Level Tertinggi 10 Bulan

Berita Terbaru

Presiden Donald Trump memerintahkan Pentagon mengurangi skala latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

INTERNASIONAL

Trump Perintahkan Pentagon Kurangi Latihan Militer

Selasa, 18 Agu 2026 - 11:18 WIB

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyerukan pembunuhan 30 hingga 40 warga Gaza setiap malam Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30-40 Orang

Selasa, 18 Agu 2026 - 10:11 WIB