Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

KUMAMOTO, POSNEWS.CO.ID – Dua karyawan wanita tewas dalam ledakan di pusat perbelanjaan Aeon Mall Kashima, Prefektur Kumamoto. Pihak perusahaan Habita Inc. mengaku memberikan instruksi berbahaya tersebut. Selanjutnya, manajemen menyuruh kedua staf kembali ke dalam gedung pasca gempa berkekuatan magnitudo 7.1. Mereka harus memasukkan uang hasil penjualan ke dalam brankas.

Instruksi Berbahaya Usai Gempa M7.1

Salah satu korban tewas bernama Kurumi Otake yang berusia 22 tahun. Sebelumnya, Otake sempat menyelamatkan diri ke luar gedung mal. Namun, ia kembali masuk ke dalam bangunan atas perintah atasan. Akibatnya, ledakan susulan langsung menewaskan Otake beserta rekan kerjanya.

Baca Juga :  Ribuan TPA di Eropa Terancam Banjir, Air Minum dalam Bahaya

Dua eksekutif Habita Inc. mendatangi rumah duka Kurumi Otake. Selanjutnya, pimpinan perusahaan menyerahkan laporan tertulis kronologi kejadian kepada pihak keluarga. Manajer penjualan Habita Inc. menyampaikan penyesalan mendalam. Ia mengakui tindakan tersebut tidak sebanding dengan nyawa manusia. Sementara itu, ibu korban menumpahkan air mata duka atas kepergian putrinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanggapan Pengelola Mal dan Rekam Jejak Perusahaan

Perusahaan Habita Inc. berdiri sejak tahun 1976. Saat ini, perusahaan tersebut mengoperasikan belasan toko ritel di wilayah Kyushu. Di sisi lain, manajemen Aeon Co. menggelar konferensi pers resmi. Pihak pengelola mal mengaku belum memahami alasan para korban berada di dalam gedung saat ledakan terjadi.

Baca Juga :  Sapi Tukar Mobil Listrik: Presiden Uruguay Tiba di Beijing

Ledakan mal tersebut menewaskan total tujuh orang warga. Sementara itu, Pemerintah Prefektur Kumamoto mengonfirmasi 36 korban jiwa akibat gempa bumi. Selain itu, petugas masih menyelidiki dua kasus kematian tambahan.

Dampak Gempa Bumi dan Penanganan Korban

Guncangan gempa merusak lebih dari 4.600 unit bangunan rumah. Kemudian, sebanyak 8.000 warga mengungsi di 206 titik lokasi pengungsian. Petugas penyelamat terus mempercepat penyaluran bantuan darurat. Oleh sebab itu, otoritas setempat mengimbau warga tetap waspada terhadap bahaya susulan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas
Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1
Penembakan Massal di In-N-Out Idaho: Pelaku Tewas
Interpol Terbitkan Red Notice untuk Syekh Ahmad Al Misry, Polisi Sebut Masih di Mesir
Dua Helikopter Pemadam Tabrakan di Yunani
Israel Gempur Gaza 2 Hari Berturut-turut, 18 Warga Tewas
Bom Bunuh Diri Guncang Unjuk Rasa Anti-Militan di Pakistan
Trump Tunda Serangan Militer dan Buka Perundingan dengan Iran

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Interpol Terbitkan Red Notice untuk Syekh Ahmad Al Misry, Polisi Sebut Masih di Mesir

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Dua Helikopter Pemadam Tabrakan di Yunani

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB