Polda Metro Jaya Buru Aktor Utama Kerusuhan Unjuk Rasa Jakarta, 43 Orang Jadi Tersangka

Jumat, 5 September 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam. (Dok-Polri)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam. (Dok-Polri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya memastikan akan memburu aktor utama di balik kerusuhan unjuk rasa di Jakarta pada 25–31 Agustus 2025. Kerusuhan tersebut menimbulkan banyak kerugian.

“Polda Metro Jaya berkomitmen mengungkap aktor penggerak utama kerusuhan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam, dalam konferensi pers di Gedung Ditreskrimum, Kamis (4/9/2025).

Menurutnya, penyidik masih mengembangkan kasus dan menelusuri pelaku lain yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Kami terus mendalami untuk mengungkap tuntas aktor utama di balik kerusuhan,” ujarnya.

Baca Juga :  23 Marinir Tertimbun Longsor, 4 Gugur di Cisarua Bandung Barat - KSAL Ungkap Kronologi

Selain itu, Polda Metro Jaya membuka peluang restorative justice untuk Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen. Ia ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menghasut pelajar ikut demonstrasi yang berujung ricuh.

Wadireskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis, mengakui adanya desakan publik agar Delpedro dibebaskan. Menurutnya, aspirasi masyarakat itu bagian dari kebebasan berekspresi yang patut dipertimbangkan. “Masukan terkait penyelesaian dengan restorative justice menjadi pertimbangan penyidik,” katanya.

Baca Juga :  Supervolcano Yellowstone: Fakta Sains di Balik Mitos Kiamat

Meski begitu, Putu menegaskan penyidik tetap fokus melengkapi bukti dan menelusuri aktor lain yang diduga terlibat. Terkait penangguhan penahanan, keputusan akan diambil sesuai kebutuhan penyidikan.

“Yang pasti, seluruh tersangka yang ditahan di Polda Metro Jaya mendapat pemenuhan hak dan pemantauan medis secara berkala,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini, Polda Metro Jaya sudah menetapkan 43 orang tersangka, terdiri dari 42 orang dewasa dan satu orang di bawah umur. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS
He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia
Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas
Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:58 WIB

Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Ilustrasi, Ambang perang terbuka. Teheran memperingatkan balasan mematikan jika Washington melancarkan serangan baru, sementara penutupan Selat Hormuz terus mencekik 20% pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB