Kantor yang Hilang: WFH, Produktivitas, dan Masa Depan Kerja

Sabtu, 1 November 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Dari WFH penuh paksaan hingga model hibrid, pandemi telah mengubah definisi

Ilustrasi, Dari WFH penuh paksaan hingga model hibrid, pandemi telah mengubah definisi "kantor" dan "produktivitas" selamanya. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Selama puluhan tahun, konsep “kerja” identik dengan gedung perkantoran, meja kubikel, dan jam 9-ke-5. Lalu, pandemi datang dan mengubah segalanya. Eksperimen massal Work From Home (WFH) akibat paksaan keadaan kini telah memicu perdebatan besar tentang masa depan kerja.

Eksperimen Massal Global

Pandemi COVID-19 pada dasarnya adalah eksperimen kerja jarak jauh terbesar dalam sejarah. Perusahaan yang paling kaku sekalipun terpaksa beradaptasi dalam semalam. Ruang tamu menjadi kantor, meja makan menjadi ruang rapat. Teknologi seperti Zoom dan Slack, yang sebelumnya hanya alat bantu, tiba-tiba menjadi infrastruktur utama.

Produktif atau Terisolasi?

Setelah euforia awal bekerja dengan celana piyama mereda, realitas WFH mulai terlihat. Debat abadi pun dimulai.

Di satu sisi (Pro), banyak pekerja menemukan kebebasan baru. Mereka menghemat waktu dan stres akibat komuter, mendapatkan fleksibilitas jam kerja, dan merasa bisa lebih fokus tanpa gangguan kantor. Namun, di sisi lain (Kontra), muncul masalah baru. Rasa isolasi sosial, jam kerja yang kabur tanpa batas, dan kelelahan menatap layar (Zoom fatigue) menjadi keluhan umum. Produktivitas mungkin naik untuk tugas individu, tetapi kolaborasi kreatif menurun.

Solusi Jalan Tengah

Kini, setelah pandemi mereda, perusahaan menyadari bahwa kembali ke sistem lama 100% hampir tidak mungkin. Namun, WFH 100% juga terbukti memiliki kelemahan, terutama untuk kolaborasi dan budaya perusahaan.

Baca Juga :  Trik Psikologi di Balik Rp 9.990 yang Membuat Anda Terus Belanja

Oleh karena itu, muncullah solusi jalan tengah: model kerja hibrid. Banyak yang menganggap model ini, biasanya dengan format tiga hari di kantor dan dua hari di rumah, sebagai yang terbaik dari kedua dunia. Karyawan tetap mendapat fleksibilitas, sementara perusahaan tetap menjaga interaksi tatap muka yang penting untuk inovasi.

Definisi Baru Produktivitas

Eksperimen massal ini telah meninggalkan warisan permanen. Definisi “kantor” telah bergeser dari sebuah tempat fisik menjadi sebuah aktivitas yang bisa dilakukan di mana saja.

Lebih penting lagi, perusahaan kini tidak lagi mengukur “produktivitas” dari jam tatap muka di meja, melainkan dari hasil kerja (output). Perusahaan dan pekerja yang berhasil beradaptasi dengan kenyataan baru inilah yang akan memenangkan masa depan dunia kerja.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah
Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas
Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom
Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:19 WIB

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:13 WIB

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:06 WIB

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Berita Terbaru

Menjaga kedaulatan demokrasi. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan hak pertahanan negara dan mendesak persetujuan pembelian senjata baru dari AS. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Jun 2026 - 17:19 WIB

Pelebaran sayap di Asia Timur. Anthropic resmi membuka kantor baru di Seoul guna menggarap pasar potensial Korea Selatan pasca-pemblokiran akses model AI canggih oleh pemerintah AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:15 WIB