Gunung Hayli Gubbi Meletus: Abu Vulkanik Sampai India

Selasa, 25 November 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah ancaman boikot China, Donald Trump tawarkan dukungan personal ke PM Jepang Sanae Takaichi. Simak detail pembicaraan

Di tengah ancaman boikot China, Donald Trump tawarkan dukungan personal ke PM Jepang Sanae Takaichi. Simak detail pembicaraan "bestie" baru ini. Dok: Istimewa.

NEW DELHI, POSNEWS.CO.ID – Fenomena alam langka mengguncang wilayah Afrika Timur hingga Asia Selatan. Gunung berapi Hayli Gubbi di Ethiopia meletus hebat pada Minggu pagi waktu setempat.

Peristiwa ini sangat mengejutkan para ahli geologi. Pasalnya, gunung tersebut telah “tertidur” atau tidak aktif selama hampir 12.000 tahun.

Seketika, letusan tersebut memuntahkan kolom abu setinggi ribuan kaki ke atmosfer. Angin kencang lantas membawa partikel berbahaya tersebut melintasi Laut Merah, Oman, dan Yaman. Akhirnya, gumpalan abu itu mencapai langit Delhi, India, pada Selasa (25/11/2025).

Kekacauan di Langit India

Kedatangan tamu tak diundang ini memicu kepanikan di sektor penerbangan. Departemen Meteorologi India (IMD) mengonfirmasi bahwa abu vulkanik tersebut berada di ketinggian 8,5 hingga 15 kilometer di atas permukaan laut.

Oleh karena itu, regulator penerbangan sipil India langsung mengeluarkan peringatan keras. Mereka meminta maskapai untuk “menghindari secara ketat” area yang terkontaminasi.

Baca Juga :  Piala ASEAN FIFA Diusulkan, PSSI Tunggu Kepastian Resmi dari FIFA

Tentu saja, hal ini berdampak pada jadwal penerbangan. Air India membatalkan 11 penerbangan demi alasan keselamatan. Selain itu, maskapai lain seperti IndiGo, Akasa Air, dan KLM juga melaporkan gangguan operasional dan perubahan rute.

“Partikel abu bersifat abrasif dan dapat merusak mesin pesawat secara fatal,” jelas seorang pakar penerbangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak Lokal: Ternak Terancam Kelaparan

Sementara itu, situasi di Ethiopia tak kalah memprihatinkan. Gunung yang terletak di wilayah Afar ini menyemburkan asap tebal dan gelombang kejut yang kuat.

Warga lokal, Ahmed Abdela, menggambarkan momen mengerikan itu. “Rasanya seperti ada bom yang meledak tiba-tiba dengan asap dan abu,” ujarnya.

Beruntung, otoritas setempat melaporkan tidak ada korban jiwa manusia sejauh ini. Akan tetapi, dampak ekonomi bagi komunitas penggembala sangat nyata. Abu tebal menutupi padang rumput di desa-desa sekitar. Akibatnya, hewan ternak terancam mati kelaparan karena tidak bisa makan.

Baca Juga :  Kasus DSI Rp2,4 Triliun, Bareskrim Polri Telusuri Artis Brand Ambassador Terkait Investasi Fiktif

Menuju China

Pergerakan abu vulkanik ini terus berlanjut. Direktur Jenderal IMD, Mrutyunjay Mohapatra, menyebutkan bahwa awan abu tersebut kini bergerak menuju China.

Meskipun langit Delhi sempat tertutup, para ahli memperkirakan kondisi akan membaik pada Selasa malam. Menariknya, kejadian ini mengingatkan dunia pada letusan Eyjafjallajökull di Islandia tahun 2010 lalu. Kala itu, abu vulkanik melumpuhkan total lalu lintas udara Eropa selama berhari-hari.

Kini, dunia penerbangan Asia tetap waspada penuh. Mereka memantau pergerakan abu purba dari Ethiopia ini agar tragedi serupa tidak terulang kembali.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: Reuters

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelanjangi Kemunafikan: Diogenes dan Seni Hidup Merdeka ala Kaum Sinis
Penculikan di Bekasi, Pria Diduga Disekap Komplotan Ngaku Polisi dan Diperas Rp12 Juta
3 Prajurit TNI Gugur Dapat Santunan hingga Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Anumerta
Street Crime Menggila, Aksi Pemerasan di Traffic Light Kalijodo Bikin Resah Pengendara
Negara Ideal Plato: Keadilan, Kelas Sosial, dan Pemimpin Filsuf
Pelaku Uang Palsu Ngaku Dukun, Polisi Bongkar Aksinya di Hotel Bogor
Epicureanisme: Menemukan Ketenangan Jiwa Melalui Kesenangan
Pancaroba Mengancam, BNPB Imbau Warga Siaga Cuaca Ekstrem dan Evakuasi Mandiri

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 21:01 WIB

Menelanjangi Kemunafikan: Diogenes dan Seni Hidup Merdeka ala Kaum Sinis

Rabu, 1 April 2026 - 20:53 WIB

Penculikan di Bekasi, Pria Diduga Disekap Komplotan Ngaku Polisi dan Diperas Rp12 Juta

Rabu, 1 April 2026 - 20:32 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Dapat Santunan hingga Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Anumerta

Rabu, 1 April 2026 - 20:23 WIB

Street Crime Menggila, Aksi Pemerasan di Traffic Light Kalijodo Bikin Resah Pengendara

Rabu, 1 April 2026 - 19:56 WIB

Negara Ideal Plato: Keadilan, Kelas Sosial, dan Pemimpin Filsuf

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menembus tirai ilusi. Konsep metafisika Plato mengajak kita mempertanyakan apakah kehidupan yang kita jalani adalah kebenaran hakiki atau sekadar pantulan dari realitas yang lebih tinggi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Negara Ideal Plato: Keadilan, Kelas Sosial, dan Pemimpin Filsuf

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:56 WIB