Mitos 5 Indra Manusia: Ternyata Kita Punya Lebih dari 20 Indra!

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Lebih dari sekadar prasangka. Meskipun fisiognomi sempat dicap sebagai pseudosains, penelitian terbaru mengungkap adanya

Ilustrasi, Lebih dari sekadar prasangka. Meskipun fisiognomi sempat dicap sebagai pseudosains, penelitian terbaru mengungkap adanya "butiran kebenaran" dalam cara otak kita menafsirkan kepribadian seseorang melalui fitur wajah. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sejak duduk di bangku sekolah dasar, guru selalu mengajarkan satu “fakta” dasar kepada murid-muridnya. Manusia memiliki lima indra: penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba.

Kita menghafal mati teori tersebut hingga dewasa. Namun, anggapan umum ini ternyata keliru besar. Sains modern membuktikan bahwa tubuh manusia jauh lebih canggih daripada sekadar lima sensor tersebut.

Faktanya, para ahli neurologi kini mengakui bahwa kita memiliki jauh lebih banyak indra. Bahkan, beberapa ilmuwan memperkirakan jumlahnya mencapai lebih dari 20 jenis berbeda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterbatasan Teori Aristoteles

Siapa biang kerok dari penyederhanaan ini? Ternyata, klasifikasi lima indra bermula dari filsuf Yunani kuno, Aristoteles. Ia merumuskan konsep ini dalam karyanya De Anima ribuan tahun lalu.

Sayangnya, kurikulum pendidikan dasar kita masih memegang teguh teori usang ini. Padahal, ilmu pengetahuan telah berkembang pesat. Kita kehilangan pemahaman tentang kompleksitas tubuh sendiri karena terpaku pada buku teks lama.

Baca Juga :  Keajaiban Iglo: Rumah Salju Menjaga Kehangatan di Tengah Badai Arktik?

Mengenal “Mata Batin” Fisik: Proprioception

Mari kita lakukan tes sederhana. Tutup mata Anda sekarang. Lalu, sentuh ujung hidung Anda dengan jari telunjuk.

Anda pasti berhasil melakukannya dengan tepat, bukan? Pertanyaannya, bagaimana otak Anda tahu posisi tangan dan hidung tanpa melihatnya?

Kemampuan ajaib ini bernama Proprioception. Indra ini memberikan kesadaran akan posisi anggota tubuh kita di dalam ruang. Tanpa indra ini, kita harus terus-menerus melihat kaki kita sendiri hanya untuk bisa berjalan tanpa tersandung.

Thermoception dan Nociception

Selanjutnya, mari kita bedah indra peraba. Kulit kita tidak hanya merasakan tekstur kasar atau halus. Kulit memiliki sensor yang jauh lebih spesifik.

Kita memiliki Thermoception untuk mendeteksi perubahan suhu. Hebatnya, reseptor panas dan reseptor dingin bekerja secara terpisah.

Selain itu, kita memiliki Nociception. Ini adalah indra khusus untuk merasakan sakit. Meskipun tidak menyenangkan, indra ini sangat vital. Ia memberi sinyal bahaya agar kita segera menarik tangan saat menyentuh panci panas.

Baca Juga :  Indonesia Tuan Rumah FIFA Series 2026, Erick Thohir: Momentum Besar Timnas

Jangan Lupa Keseimbangan

Pernahkah Anda mencoba berdiri dengan satu kaki? Kemampuan Anda untuk tidak jatuh berasal dari indra Equilibrioception.

Sistem vestibular di dalam telinga bagian dalam mengatur fungsi ini. Cairan di dalam telinga bergerak memberi tahu otak tentang arah gravitasi dan kecepatan gerakan kepala. Akibatnya, kita bisa berjalan tegak tanpa pusing.

Masih ada lagi. Kita punya Interoception (merasakan kondisi organ dalam seperti lapar atau detak jantung) dan Chronoception (persepsi terhadap berlalunya waktu).

Tubuh Kita: Superkomputer Biologis

Pada akhirnya, kita harus berhenti meremehkan tubuh manusia. Kita bukan sekadar mesin sederhana dengan lima tombol input.

Sebaliknya, kita adalah superkomputer biologis yang sangat kompleks. Puluhan indra “tersembunyi” ini bekerja senyap setiap detik. Maka, hargailah kerja keras tubuh Anda yang terus memantau dunia luar dan dalam demi menjaga Anda tetap hidup dan selamat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB