Kapolda Metro Jaya Tekankan Sikap Humanis saat Amankan Demo Buruh

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. (Posnews/PMJ)

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. (Posnews/PMJ)

JAKARTA – Polda Metro Jaya menurunkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan unjuk rasa elemen buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri langsung memimpin apel kesiapan pengamanan di halaman DPR/MPR RI.

Dalam arahannya, Irjen Asep menegaskan personel wajib mengedepankan sikap humanis dan terukur. Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak bertindak sendiri, tetap kompak, serta selalu berkoordinasi dengan komandan lapangan.

“Kendalikan diri kita, sabar dan terukur. Jangan mudah terprovokasi, jangan ada pelanggaran aturan. Semua bergerak satu komando,” ujar Irjen Asep.

Selanjutnya, Kapolda melarang personel membawa senjata api maupun melakukan tindakan agresif. Ia menekankan, apabila petugas menemukan barang berbahaya seperti bom molotov atau senjata tajam, maka barang tersebut harus diamankan sesuai prosedur tanpa tindakan sepihak.

“Tindakan represif hanya dilakukan oleh tim Reskrim terhadap massa yang anarkis. Penggunaan gas air mata pun hanya boleh atas perintah langsung Kapolda,” tegasnya.

Suasana apel pasukan pengamanan unjuk rasa buruh di halaman DPR/MPR RI, Jakarta.
Suasana apel pasukan pengamanan unjuk rasa buruh di halaman DPR/MPR RI, Jakarta.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga menyiagakan personel TNI di sekitar Gedung DPR/MPR serta sejumlah titik perbatasan seperti stasiun. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dari luar area aksi.

Baca Juga :  Jaringan Narkoba Ishak Cs Digerebek, Bareskrim Sita Amunisi dan Rekening Bank

“Tidak ada yang membawa senjata api, tidak ada penembakan. Jangan bersikap agresif atau emosional. Keselamatan masyarakat dan anggota adalah prioritas, kita kedepankan sikap humanis,” tambah Irjen Asep.

Dengan demikian, ribuan personel gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI, dan Pemda DKI Jakarta siap menjaga jalannya aksi buruh agar tetap aman, tertib, dan kondusif. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy
Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7
Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC
Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang
Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:08 WIB

Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:10 WIB

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB

Peringatan keamanan di Pasifik. Laporan terbaru Lowy Institute memperingatkan lompatan ancaman militer Tiongkok terhadap Australia lewat taktik siber dan potensi pangkalan militer baru. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:45 WIB

Penertiban armada bayangan Rusia. Pasukan Komando Marinir Inggris menggelar operasi boarding untuk menahan tanker minyak Smyrtos di Selat Inggris. Dok: UK MOD Crown/LPhot Hutchins/Handout via REUTERS

INTERNASIONAL

Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:08 WIB