Otak Lebih Tajam dan Tunda Pikun: Inilah Keajaiban Menjadi Bilingual Menurut Sains

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penelitian modern mengungkap bahwa menguasai dua bahasa atau lebih tidak hanya memperlancar komunikasi, tetapi juga melatih otak untuk menjadi lebih kuat dan sehat. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Penelitian modern mengungkap bahwa menguasai dua bahasa atau lebih tidak hanya memperlancar komunikasi, tetapi juga melatih otak untuk menjadi lebih kuat dan sehat. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dulu, banyak orang menganggap anak-anak yang tumbuh dengan dua bahasa kurang beruntung. Mereka dianggap kalah saing dari teman-temannya yang hanya berbicara satu bahasa. Namun, pandangan itu kini telah usang. Data terbaru justru menunjukkan mayoritas populasi dunia adalah bilingual atau multilingual. Sains modern pun mengungkap berbagai manfaat luar biasa di baliknya.

Berkat kemajuan teknologi, para peneliti kini dapat melihat lebih dalam bagaimana bilingualisme mengubah sistem kognitif dan neurologis otak. Hasilnya sangat jelas: menjadi bilingual memberikan keuntungan yang signifikan.

Dua Bahasa Aktif Bersamaan

Penelitian menunjukkan, saat seorang bilingual memakai satu bahasa, bahasa lainnya tetap aktif di dalam otak. Fenomena “ko-aktivasi bahasa” ini memaksa otak untuk terus mengelola dua sistem bahasa secara bersamaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para ilmuwan membuktikannya melalui studi gerakan mata. Ketika peneliti meminta seorang bilingual Rusia-Inggris untuk mengambil “marker” (spidol), ia akan lebih sering melirik “marka” (prangko). Hal ini terjadi karena kedua kata tersebut terdengar mirip di otaknya.

Baca Juga :  Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Ahli dalam Manajemen Konflik

Kompetisi linguistik yang terus-menerus ini melatih otak menjadi lebih terampil dalam “manajemen konflik”. Seorang bilingual harus selalu memilih kata yang tepat dari dua bahasa. Hasilnya, mereka sering kali unggul dalam tugas yang butuh fokus dan kemampuan mengabaikan gangguan.

Dalam Stroop Task klasik—sebuah tes di mana seseorang harus menyebutkan warna tulisan, bukan kata yang tertulis—kaum bilingual menunjukkan performa lebih baik. Mereka juga lebih cepat saat harus beralih antara dua tugas berbeda, yang menunjukkan kontrol kognitif superior.

Mempertajam Fungsi Sensorik dan Memori

Keunggulan ini ternyata meluas hingga ke area otak yang memproses sensorik. Saat menghadapi suara bising, otak seorang bilingual menunjukkan respons saraf yang lebih besar. Ini menandakan kemampuan otak mereka lebih baik dalam menyaring dan mengkodekan suara.

Baca Juga :  Kantor Imigrasi Bekasi Tangkap 7 WNA Modus Investasi Fiktif, Ancaman Hukuman 5 Tahun

Peningkatan pemrosesan ini menjelaskan mengapa orang dewasa bilingual lebih mudah mempelajari bahasa ketiga. Selain itu, pengalaman bilingual juga terbukti menjaga mekanisme kognitif tetap tajam seiring bertambahnya usia.

Sebuah studi mengejutkan meneliti lebih dari 200 pasien Alzheimer. Hasilnya, pasien bilingual rata-rata menunjukkan gejala awal penyakit lima tahun lebih lambat dari pasien monolingual. Otakmungkin mungkink mereka menunjukkan lebih bany kerusakan fisik, namun kemampuan dan perilaku mereka tetap setara. Ini menunjukkan bilingualisme membantu otak bekerja lebih efisien, ibarat mesin yang bisa berjalan lebih jauh dengan bahan bakar yang sama.

Para peneliti bahkan sudah melihat manfaat ini sejak usia dini. Sebuah studi menunjukkan bayi tujuh bulan dari keluarga bilingual lebih cepat beradaptasi saatan sebuainan diubah. Ini Hal ini membuktikan bahwa menavigasi lingkungan multibahasa memberian yang jauh melampaui kemampuan berbahasa itu sendiri.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam
Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terbaru

Dell resmi merilis trio laptop gaming Alienware terbaru yang mengusung chipset Intel Core Ultra 9 dan kartu grafis hingga Nvidia GeForce RTX 5090. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Dell Rilis Trio Alienware 16X Aurora, Area-51 16, dan Area-51

Minggu, 2 Agu 2026 - 15:12 WIB