Menjemput Malam Lailatul Qadar: Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Mengejar kemuliaan seribu bulan. Memasuki fase akhir Ramadan, fokus ibadah bergeser pada pencarian Lailatul Qadar melalui i'tikaf yang terencana, doa-doa khusus, dan strategi menjaga stamina spiritual. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Mengejar kemuliaan seribu bulan. Memasuki fase akhir Ramadan, fokus ibadah bergeser pada pencarian Lailatul Qadar melalui i'tikaf yang terencana, doa-doa khusus, dan strategi menjaga stamina spiritual. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ramadan kini telah memasuki etape terakhir. Bagi umat Muslim, sepuluh hari terakhir bukan sekadar hitung mundur menuju hari kemenangan, melainkan waktu untuk melakukan “akselerasi spiritual” guna menjemput Lailatul Qadar.

Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan memperketat ikat pinggang dan menghidupkan malam-malam terakhirnya dengan ibadah yang lebih intens dibandingkan hari-hari sebelumnya. Oleh karena itu, memahami strategi ibadah yang efektif menjadi kunci agar kita tidak melewatkan kesempatan emas yang hanya datang setahun sekali ini.

I’tikaf bagi Pekerja Kantoran: Memburu Keberkahan di Sela Kesibukan

I’tikaf, atau berdiam diri di masjid dengan niat ibadah, merupakan amalan utama di akhir Ramadan. Banyak orang beranggapan bahwa i’tikaf hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki waktu luang penuh. Padahal, bagi pekerja kantoran di kota besar, ibadah ini tetap bisa dijalankan dengan manajemen waktu yang tepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tips i’tikaf praktis bagi pekerja:

  • I’tikaf Parsial: Anda dapat memulai i’tikaf setelah jam kantor, mulai dari waktu buka puasa atau setelah shalat Isya, hingga waktu sahur tiba.
  • Memanfaatkan Akhir Pekan: Dedikasikan malam Sabtu dan Minggu untuk berdiam di masjid secara penuh guna mendapatkan ketenangan yang lebih dalam.
  • Niat yang Terjaga: Pastikan setiap kali masuk ke masjid, Anda melafalkan niat i’tikaf agar setiap detik keberadaan Anda di sana bernilai pahala.
Baca Juga :  Trump Konfirmasi Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Selanjutnya, teknologi dapat membantu Anda mengatur jadwal kerja agar tidak mengganggu waktu ibadah malam. Dengan menyelesaikan tugas lebih awal, Anda memiliki stamina lebih untuk terjaga di sepertiga malam terakhir.

Daftar Doa Utama yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Malam Lailatul Qadar adalah malam pengampunan. Ketika Sayyidah Aisyah RA bertanya mengenai doa apa yang harus dibaca jika bertemu malam tersebut, Rasulullah SAW mengajarkan kalimat yang sangat indah namun mendalam.

1. Doa Utama Lailatul Qadar:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.” Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku.”

2. Doa Mohon Ketetapan Iman:

“Ya Muqallibal quluub, thabbit qalbii ‘ala diinik.” Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

Selain itu, Anda dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan doa sapu jagat guna memohon kebaikan di dunia maupun di akhirat. Pasalnya, pada malam tersebut, para malaikat turun ke bumi dan mengaminkan doa-doa hamba yang tulus bersimpuh di hadapan-Nya.

Baca Juga :  Kesenjangan Digital: Siapa yang Tertinggal di Era 5G?

Tips Menjaga Konsistensi: Agar Tidak “Kendor” di Garis Finish

Fenomena “masjid yang mulai melompong” di akhir Ramadan sering terjadi akibat fokus masyarakat yang terpecah pada persiapan Lebaran. Namun demikian, juara sejati ditentukan di garis finish.

Beberapa strategi untuk menjaga konsistensi antara lain:

  • Hindari Euforia Belanja Berlebihan: Selesaikan urusan pakaian baru atau belanja kebutuhan dapur sebelum masuk sepuluh malam terakhir. Hal ini bertujuan agar pikiran Anda tetap jernih dan fokus pada ibadah.
  • Jaga Pola Makan dan Hidrasi: Konsumsi nutrisi seimbang saat sahur (karbohidrat kompleks dan protein) serta cukup minum air putih agar fisik tetap kuat untuk melakukan shalat malam (Qiyamul Lail).
  • Cari Komunitas Ibadah: Beribadah bersama rekan atau komunitas di masjid dapat memberikan motivasi tambahan saat rasa kantuk dan lelah mulai menyerang.

Pada akhirnya, Lailatul Qadar adalah hadiah bagi mereka yang bersungguh-sungguh. Meskipun kita merasa ibadah di awal bulan belum maksimal, pintu ampunan masih terbuka lebar di sepuluh malam terakhir ini. Mari jadikan sisa Ramadan tahun 2026 ini sebagai momentum transformasi diri menjadi pribadi yang lebih bertaqwa.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Noel Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara, Terbukti Korupsi Sertifikasi K3
Gagal Amankan Kursi DK PBB: Sikap Jerman Terhadap Ukraina dan Israel
Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri
Selain Motor Listrik, Kejagung Temukan Mark Up Sepatu – Tablet dan TV Program MBG
Kurir Sabu 510 Gram Ditangkap di Pasar Rebo, Polisi Kejar Bandar dan Penerima
Pesawat Militer AS Tetap Pasok Peralatan Karantina Ebola
Pasokan Air PAM Jaya Terganggu 5-6 Juni, 45 Kelurahan Diminta Siapkan Cadangan
Fortuner Hantam Dua Motor di Kemang Bogor, Satu Pengendara Tewas di Tempat

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:07 WIB

Noel Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara, Terbukti Korupsi Sertifikasi K3

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:06 WIB

Gagal Amankan Kursi DK PBB: Sikap Jerman Terhadap Ukraina dan Israel

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:03 WIB

Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:42 WIB

Selain Motor Listrik, Kejagung Temukan Mark Up Sepatu – Tablet dan TV Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kurir Sabu 510 Gram Ditangkap di Pasar Rebo, Polisi Kejar Bandar dan Penerima

Berita Terbaru

Penertiban birokrasi federal. Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mempermudah pemecatan 8.000 pegawai federal senior bergaji tinggi demi efisiensi kerja. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:03 WIB