Otak Kedua Manusia: Bagaimana Kesehatan Usus Mengendalikan Emosi Anda?

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sering merasa cemas tanpa sebab? Coba cek kondisi perutmu. Usus ternyata adalah

Sering merasa cemas tanpa sebab? Coba cek kondisi perutmu. Usus ternyata adalah "otak kedua" yang mengatur mood. Simak fakta sains tentang Gut-Brain Axis. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pernahkah Anda merasa mulas saat gugup sebelum presentasi? Atau mungkin Anda merasakan “kupu-kupu di perut” saat jatuh cinta? Sensasi fisik ini bukan sekadar kiasan puitis.

Sains modern membuktikan bahwa perut dan otak kita terhubung lewat jalur komunikasi super cepat. Faktanya, para ilmuwan kini menyebut usus sebagai “otak kedua” manusia.

Hubungan biologis ini memiliki nama resmi: Gut-Brain Axis atau poros usus-otak. Ternyata, kondisi pencernaan Anda memegang kendali penuh atas suasana hati dan kesehatan mental Anda sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pabrik Hormon Bahagia

Bagaimana usus bisa mengatur perasaan kita? Jawabannya terletak pada triliunan bakteri mikroskopis yang hidup di dalam perut kita.

Bakteri-bakteri ini bekerja keras memproduksi zat kimia penting bernama neurotransmitter. Salah satunya adalah serotonin, hormon yang mengatur rasa bahagia dan tenang.

Baca Juga :  Mengapa Negara Tak Pernah Benar-Benar Saling Percaya?

Kita sering mengira serotonin berasal dari otak. Padahal, penelitian menunjukkan fakta mengejutkan. Sekitar 95 persen pasokan serotonin tubuh justru berasal dari sel-sel di saluran pencernaan. Oleh karena itu, usus yang sehat akan mengirimkan sinyal bahagia ke otak melalui saraf vagus.

Disbiosis: Sumber Kecemasan

Sebaliknya, apa yang terjadi jika ekosistem bakteri usus rusak? Kondisi ini bernama disbiosis, yakni ketidakseimbangan antara bakteri baik dan jahat.

Pola makan buruk, stres, atau penggunaan antibiotik berlebihan sering menjadi pemicu utamanya. Akibatnya, produksi hormon bahagia terganggu.

Usus yang meradang akan mengirim sinyal bahaya ke otak. Lantas, seseorang bisa mengalami gangguan kecemasan (anxiety) atau bahkan depresi tanpa alasan yang jelas. Singkatnya, perut yang “sedih” akan menciptakan otak yang “murung”.

Baca Juga :  Pembelajaran Online: Mitos Interaksi dan Kehadiran Sosial

Makanan Fermentasi sebagai Obat

Kabar baiknya, kita bisa memperbaiki kondisi ini lewat piring makan kita. Solusi utamanya adalah mengonsumsi probiotik dan prebiotik.

Probiotik adalah bakteri hidup yang menguntungkan. Kita bisa menemukannya dalam makanan fermentasi seperti yogurt, kimchi, tempe, atau kombucha. Sementara itu, prebiotik adalah serat makanan yang berfungsi sebagai “bahan bakar” bagi bakteri baik tersebut.

Mengonsumsi sayuran berserat tinggi, bawang putih, dan pisang akan membuat bakteri baik berkembang biak dengan subur. Dengan begitu, pabrik serotonin akan kembali beroperasi normal.

Jaga Perut, Jaga Kewarasan

Pada akhirnya, menjaga kesehatan mental tidak melulu soal terapi psikologis atau meditasi. Kita sering melupakan aspek biologis yang paling dasar.

Mulailah memperhatikan apa yang masuk ke dalam mulut Anda. Ingatlah, menjaga perut tetap bahagia adalah langkah pertama dan termudah untuk mendapatkan pikiran yang tenang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru