Pemanfaatan Trotoar TB Simatupang Hanya di 7 Titik, Bukan Sepanjang Jalan

Senin, 25 Agustus 2025 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan pemanfaatan trotoar di Jalan TB Simatupang hanya pada tujuh titik proyek pembangunan, Senin (25/8/2025). (Dok-Humas DKI Jakarta)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan pemanfaatan trotoar di Jalan TB Simatupang hanya pada tujuh titik proyek pembangunan, Senin (25/8/2025). (Dok-Humas DKI Jakarta)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pemanfaatan trotoar untuk perluasan jalur lalu lintas di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, tidak berlaku di sepanjang jalan.

β€œHanya ada tujuh titik yang pendek-pendek,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/8/2025).

Menurutnya, penggunaan trotoar ini bersifat sementara dan terbatas pada tujuh titik yang terdampak proyek pembangunan. Pemanfaatan trotoar tersebut dilakukan untuk mendukung rekayasa lalu lintas dan mengurai kemacetan akibat galian proyek.

Pramono menekankan bahwa izin pemanfaatan trotoar hanya berlaku hingga November 2025, seiring target penyelesaian proyek. β€œIni bukan berarti trotoar digunakan terus-menerus. Hanya sementara hingga proyek selesai,” tegasnya.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Lebat Hantam Jabodetabek 17–19 November 2025, Warga Diminta Siaga

Lebih lanjut, ia memastikan Pemprov DKI tetap memprioritaskan pembangunan trotoar yang nyaman dan aman bagi pejalan kaki. Selain itu, Pemprov DKI juga tengah mengkaji opsi membuka pintu akses baru jalan tol guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

β€œKami sedang memikirkan apakah perlu membuka salah satu outlet jalan tol. Dengan begitu, arus lalu lintas tidak menumpuk seperti sekarang,” jelas Pramono.

Baca Juga :  BNN Peringatkan Kampus Jadi Target Baru Pengedar Narkoba, Komjen Suyudi Buka Fakta Mengejutkan

Untuk jangka panjang, Pramono mengungkapkan bahwa sudah ada pihak swasta yang menawarkan pembangunan jalan tol layang di atas tol dalam kota. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap kajian lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œTB Simatupang sangat membutuhkan solusi jangka panjang. Salah satu usulan adalah membangun jalan tol di atas tol dalam kota, tetapi rencana ini harus dimatangkan terlebih dahulu,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB