Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

KYIV, POSNEWS.CO.ID – Konflik Rusia-Ukraina kembali memanas melalui serangkaian serangan drone lintas batas. Pasukan Ukraina melancarkan operasi besar terhadap fasilitas energi Rusia di wilayah Krasnodar pada Sabtu pagi. Serangan ini menghantam terminal minyak Sheskharis di Novorossiysk.

Otoritas Novorossiysk mengonfirmasi adanya kebakaran di terminal minyak tersebut. Puing drone memicu kobaran api yang hebat. Selain itu, media Astra melaporkan bahwa drone Ukraina menghantam terminal serta depot minyak Sheskharis. Fasilitas ini berfungsi sebagai titik akhir pipa utama perusahaan negara Transneft.

Ukraina Perluas Kemampuan Serangan Jarak Jauh

Pasukan Ukraina secara konsisten memperluas kemampuan serangan jarak menengah dan jauh mereka. Mereka kini mengandalkan teknologi drone dan rudal hasil pengembangan domestik. Langkah ini memperkuat upaya Kyiv dalam melawan invasi Rusia yang telah memasuki tahun keempat.

Oleh karena itu, serangan terhadap aset minyak Rusia kini menjadi rutinitas harian. Ukraina menganggap aset energi tersebut memainkan peran kunci dalam membiayai mesin perang Moskow. Selanjutnya, pihak Staf Umum Ukraina mengonfirmasi bahwa mereka juga berhasil menyerang sebuah kapal tanker milik “armada bayangan” Rusia di Laut Hitam.

Tragedi Starobilsk: Korban Jiwa Terus Bertambah

Di sisi lain, duka mendalam menyelimuti wilayah pendudukan Luhansk. Kementerian Situasi Darurat Rusia memperbarui data korban serangan drone ke asrama mahasiswa di Starobilsk. Jumlah korban tewas kini mencapai 18 orang. Sementara itu, setidaknya 60 orang lainnya mengalami luka-luka.

Presiden Vladimir Putin mengutuk serangan asrama tersebut sebagai tindak kriminal. Ia memerintahkan militer untuk segera menyusun rencana aksi balasan. Putin bersikeras bahwa tidak ada fasilitas militer di dekat lokasi kejadian. Maka dari itu, Moskow membawa isu ini ke sesi darurat Dewan Keamanan PBB.

Baca Juga :  Partai Populis Sanseito Janji Hapus Pajak Konsumsi dan Tolak Imigran

Ketegangan di Dewan Keamanan PBB

Duta Besar Ukraina untuk PBB, Andrii Melnyk, membantah keras tuduhan kejahatan perang tersebut. Ia menyebut klaim Rusia sebagai pertunjukan propaganda semata.

Dalam pertemuan tersebut, Melnyk menegaskan bahwa operasi militer Ukraina pada 22 Mei lalu secara eksklusif menyasar mesin perang Rusia. Dengan demikian, Kyiv menolak bertanggung jawab atas dampak collateral yang diklaim oleh Kremlin. Ketegangan ini menunjukkan betapa dalamnya kebuntuan diplomatik di tengah intensitas pertempuran yang terus meningkat.

Medan Tempur Drone yang Mematikan

Meskipun pertempuran di garis depan tampak menemui jalan buntu, serangan drone kini mengubah wajah konflik. Singkatnya, kedua pihak kini saling serang menggunakan teknologi tanpa awak di luar zona tempur tradisional.

Dengan demikian, masyarakat internasional terus mengamati eskalasi ini dengan penuh kekhawatiran. Di tahun 2026 yang penuh gejolak, ketahanan infrastruktur energi dan perlindungan terhadap fasilitas sipil menjadi ujian terbesar bagi stabilitas di Eropa Timur.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Berita Terbaru

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB

Peluncuran konsol retro NEOGEO AES+ ditunda hingga September 2027. Keterbatasan komponen dan tingginya pemesanan awal menjadi alasan utama penundaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:30 WIB

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

HUKRIM

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:12 WIB

Nintendo merilis pembaruan firmware 23.0.0 untuk Switch 2. Update ini mengaktifkan fitur VRR mode docked dan mempersiapkan rilis Zelda Ocarina of Time Remake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:36 WIB