Sidang Isbat Ramadan 1447 H Digelar Besok, Pantau Hilal di 96 Titik – Ini Jadwal dan Faktanya

Senin, 16 Februari 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar 19 Maret, Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Berdasarkan Hisab dan Rukyat. (Posnews/Ist)

Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar 19 Maret, Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Berdasarkan Hisab dan Rukyat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menggelar Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026.

Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin langsung sidang yang berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa sidang isbat melibatkan berbagai pihak.

Mulai dari perwakilan ormas Islam, kedutaan besar negara sahabat, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BMKG, ahli falak, DPR, hingga Mahkamah Agung ikut hadir.

“Sidang ini terbuka dan melibatkan seluruh unsur terkait,” tegasnya.

Tiga Tahapan Penentuan Awal Puasa

Kemenag menjalankan tiga tahap utama dalam sidang isbat:

  1. Pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi (hisab).
  2. Verifikasi hasil rukyatul hilal dari 96 titik pemantauan di seluruh Indonesia.
  3. Musyawarah dan penetapan keputusan yang langsung diumumkan ke publik.
Baca Juga :  Kopenhagen: Veteran Denmark Kepung Kedubes AS

Selanjutnya, pemerintah mengintegrasikan metode hisab dan rukyah sesuai Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rokhmad pun mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi pemerintah agar pelaksanaan puasa berjalan serentak dan kondusif.

Ijtimak Terjadi 17 Februari 2026

Berdasarkan data astronomi, ijtimak menjelang Ramadan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12:01:09 UTC.

Namun demikian, analisis menunjukkan kriteria visibilitas hilal Parameter Kalender Global (PKG) 1—yakni tinggi bulan minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat—belum terpenuhi di mana pun saat matahari terbenam.

Karena itu, hasil rukyat menjadi faktor krusial dalam sidang isbat tahun ini.

Rukyatul Hilal di 96 Titik, Masjid IKN Jadi Opsi

Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menyatakan Kemenag mengirim tim ahli ke titik-titik strategis yang berpotensi melihat hilal secara jelas.

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-23 Wajib Menang Lawan Makau Hari Ini di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Bahkan, Kemenag mempertimbangkan Masjid IKN sebagai salah satu lokasi rukyatul hilal tahun ini.

Selain itu, Kemenag juga menyiapkan Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai dasar hukum terbaru pelaksanaan sidang isbat agar lebih transparan dan akuntabel.

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 18 Februari 2026

Sementara itu, Muhammadiyah lebih dulu menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026.

Keputusan tersebut berdasarkan hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebagaimana tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Dengan demikian, publik kini menanti hasil sidang isbat pemerintah untuk memastikan kapan awal puasa Ramadan 2026 dimulai secara resmi di Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi
Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai
Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan
Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia
Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta
Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:44 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:26 WIB

Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:09 WIB

Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Berita Terbaru