Jelang Ramadan 1447 H, Satpol PP DKI Kerahkan 1.900 Personel Razia Miras Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri melakukan razia minuman keras ilegal di salah satu warung di wilayah Jakarta menjelang Ramadan 1447 H.. (Posnews/Kominfo)

Ilustrasi, petugas Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri melakukan razia minuman keras ilegal di salah satu warung di wilayah Jakarta menjelang Ramadan 1447 H.. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Satpol PP DKI Jakarta menggencarkan operasi penertiban minuman keras (miras) ilegal di seluruh wilayah Ibu Kota.

Operasi besar ini melibatkan unsur TNI dan Polri untuk memastikan Jakarta tetap kondusif saat bulan suci.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menegaskan pihaknya menindak tegas pedagang miras yang tidak memiliki izin resmi. Ia memastikan razia berlangsung rutin dan menyasar lima wilayah kota administrasi.

Baca Juga :  Klaim Kemenangan Mutlak AS: Pete Hegseth Sebut Militer Iran Lumpuh Total di Hari ke-13

Operasi Ditingkatkan Jelang Puasa

Satriadi menyatakan intensitas razia meningkat seiring semakin dekatnya Ramadan. Setiap wilayah kota menjalankan operasi secara berjenjang dan terkoordinasi.

Menurutnya, petugas fokus menindak warung dan tempat penjualan miras yang beroperasi tanpa izin.

Sebaliknya, pelaku usaha yang telah mengantongi izin resmi melalui sistem Online Single Submission (OSS) tidak menjadi target penertiban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Patroli Rutin Tiap Malam

Sebanyak 1.900 personel gabungan dikerahkan setiap hari dan malam untuk patroli rutin.

Baca Juga :  Sidang Isbat Ramadan 1447 H Digelar Besok, Pantau Hilal di 96 Titik - Ini Jadwal dan Faktanya

Mereka menyisir titik-titik rawan peredaran miras ilegal di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat.

Satpol PP DKI Jakarta menegaskan langkah ini bertujuan menjaga ketertiban umum sekaligus menghormati suasana religius selama Ramadan 2026.

Dengan operasi besar-besaran ini, pemerintah berharap peredaran miras ilegal di Jakarta dapat ditekan secara signifikan menjelang bulan puasa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat
Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China
Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif
Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: BMKG Waspadai Hujan, Petir, dan Angin Kencang
Rubio: Rangkul Sekutu NATO dan Cairkan Hubungan dengan India

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:01 WIB

Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:38 WIB

Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:32 WIB

Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif

Berita Terbaru

Ilustrasi, Kepatuhan digital menjadi pertaruhan. Pengadilan Federal Australia menjatuhkan denda A$650.000 kepada X Corp karena gagal memberikan informasi mengenai penanganan konten eksploitasi seksual anak kepada otoritas keamanan daring. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Latihan tempur lintas negara. Korps Marinir Amerika Serikat dan pasukan Jepang melakukan uji coba peluncur roket HIMARS di kaki Gunung Fuji guna memperkuat pertahanan maritim terhadap potensi agresi di Laut China Selatan dan Selat Taiwan. Dok: (AP Photo/Hiro Komae)

INTERNASIONAL

Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:38 WIB