JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin malam, 1 Juni 2026, menghanguskan ratusan bangunan semipermanen dan memaksa ratusan warga meninggalkan tempat tinggal mereka.
Data sementara yang dihimpun aparat mencatat sebanyak 250 bangunan semipermanen terdampak kebakaran.
Musibah tersebut juga memengaruhi sekitar 300 kepala keluarga (KK) atau sekitar 500 jiwa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan petugas masih mendata dampak kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk tersebut.
“Korban materiel, 250 bangunan semipermanen dengan 300 KK dan 500 jiwa terdampak,” kata Erlyn kepada wartawan, Selasa, 2 Juni 2026.
Meski demikian, aparat belum dapat menghitung total kerugian akibat kebakaran tersebut. Polisi bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan di lokasi kejadian.
“Kerugian materi belum dapat ditaksir,” ujar Erlyn.
Api Muncul dari Dalam Area Pasar
Sejumlah warga mengaku melihat kobaran api pertama kali muncul dari area dalam Pasar Jiung sebelum akhirnya membesar dan merambat ke bangunan lain.
Saksi mata bernama Jefri (42) mengatakan api awalnya terlihat kecil. Namun, kobaran api terus membesar dalam waktu singkat hingga membuat warga panik.
“Awalnya enggak begitu besar. Semakin lama semakin besar. Sekitar setengah sembilan malam,” kata Jefri.
Menurut dia, kebakaran terjadi saat aktivitas warga masih berlangsung di sekitar pasar. Kondisi bangunan yang berdempetan membuat api cepat merambat ke sejumlah titik.
Pedagang Selamatkan Barang Dagangan
Jefri mengaku rutin menghabiskan malam bersama rekan-rekannya di kawasan kios burung Pasar Jiung.
Saat api mulai membesar, ia langsung membantu pedagang mengevakuasi barang-barang berharga agar tidak ikut terbakar.
Beruntung, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat sehingga api tidak menjalar ke seluruh kios burung.
“Alhamdulillah belum kena kiosnya. Enggak nyamber karena langsung ditolong damkar,” ujarnya.
Sejumlah pedagang juga terlihat memindahkan barang dagangan ke pinggir jalan yang lebih aman untuk menghindari perambatan api.
Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 20.55 WIB. Besarnya kobaran api membuat Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan puluhan armada ke lokasi.
Hingga Selasa dini hari sekitar pukul 00.10 WIB, petugas masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dan 111 personel diterjunkan ke lokasi.
Sementara laporan lain dari Gulkarmat menyebut petugas sempat mengerahkan lebih dari 30 armada untuk mengendalikan perambatan api yang berpotensi meluas ke permukiman sekitar.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Sampai saat ini, polisi belum memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan bangunan tersebut.
Tim gabungan masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.
Selain itu, petugas juga fokus mendata warga terdampak dan memastikan kebutuhan dasar korban kebakaran dapat terpenuhi selama masa penanganan darurat berlangsung. **
Editor : Hadwan












