500 Jiwa Terdampak Kebakaran Pasar Jiung, Polisi Masih Selidiki Penyebab

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Hanguskan 250 Bangunan, 500 Jiwa Terdampak. (Posnews/Ist)

Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Hanguskan 250 Bangunan, 500 Jiwa Terdampak. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin malam, 1 Juni 2026, menghanguskan ratusan bangunan semipermanen dan memaksa ratusan warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Data sementara yang dihimpun aparat mencatat sebanyak 250 bangunan semipermanen terdampak kebakaran.

Musibah tersebut juga memengaruhi sekitar 300 kepala keluarga (KK) atau sekitar 500 jiwa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan petugas masih mendata dampak kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk tersebut.

“Korban materiel, 250 bangunan semipermanen dengan 300 KK dan 500 jiwa terdampak,” kata Erlyn kepada wartawan, Selasa, 2 Juni 2026.

Meski demikian, aparat belum dapat menghitung total kerugian akibat kebakaran tersebut. Polisi bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan di lokasi kejadian.

“Kerugian materi belum dapat ditaksir,” ujar Erlyn.

Api Muncul dari Dalam Area Pasar

Sejumlah warga mengaku melihat kobaran api pertama kali muncul dari area dalam Pasar Jiung sebelum akhirnya membesar dan merambat ke bangunan lain.

Baca Juga :  Komplotan Pembobol Toko di Tanggamus Dibekuk, Diduga Beraksi di Puluhan TKP

Saksi mata bernama Jefri (42) mengatakan api awalnya terlihat kecil. Namun, kobaran api terus membesar dalam waktu singkat hingga membuat warga panik.

“Awalnya enggak begitu besar. Semakin lama semakin besar. Sekitar setengah sembilan malam,” kata Jefri.

Menurut dia, kebakaran terjadi saat aktivitas warga masih berlangsung di sekitar pasar. Kondisi bangunan yang berdempetan membuat api cepat merambat ke sejumlah titik.

Pedagang Selamatkan Barang Dagangan

Jefri mengaku rutin menghabiskan malam bersama rekan-rekannya di kawasan kios burung Pasar Jiung.

Saat api mulai membesar, ia langsung membantu pedagang mengevakuasi barang-barang berharga agar tidak ikut terbakar.

Beruntung, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat sehingga api tidak menjalar ke seluruh kios burung.

“Alhamdulillah belum kena kiosnya. Enggak nyamber karena langsung ditolong damkar,” ujarnya.

Sejumlah pedagang juga terlihat memindahkan barang dagangan ke pinggir jalan yang lebih aman untuk menghindari perambatan api.

Baca Juga :  Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan Direktur Lokataru Delpedro Marhaen

Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 20.55 WIB. Besarnya kobaran api membuat Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan puluhan armada ke lokasi.

Hingga Selasa dini hari sekitar pukul 00.10 WIB, petugas masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dan 111 personel diterjunkan ke lokasi.

Sementara laporan lain dari Gulkarmat menyebut petugas sempat mengerahkan lebih dari 30 armada untuk mengendalikan perambatan api yang berpotensi meluas ke permukiman sekitar.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Sampai saat ini, polisi belum memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan bangunan tersebut.

Tim gabungan masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.

Selain itu, petugas juga fokus mendata warga terdampak dan memastikan kebutuhan dasar korban kebakaran dapat terpenuhi selama masa penanganan darurat berlangsung. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Mahasiswa Digelar di OJK dan Gambir, 706 Polisi Dikerahkan
Suhu Jabodetabek Bisa 34°C, Hujan Singkat Mengintai Senin 20 Juli 2026
Nobar Final Piala Dunia 2026, Polisi Larang Bawa Miras hingga Petasan
Tiga Kapal Nelayan Terbakar di Dermaga Kaliadem, Api Bikin Nelayan Panik
Cuaca Jabodetabek Minggu 19 Juli 2026: Matahari Bersinar, Suhu 33°C
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Diduga Micro Sleep, Truk Kontainer Tabrak 6 Kendaraan di Tol JORR – Sopir Tewas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 07:30 WIB

Demo Mahasiswa Digelar di OJK dan Gambir, 706 Polisi Dikerahkan

Senin, 20 Juli 2026 - 06:16 WIB

Suhu Jabodetabek Bisa 34°C, Hujan Singkat Mengintai Senin 20 Juli 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:05 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026, Polisi Larang Bawa Miras hingga Petasan

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:57 WIB

Tiga Kapal Nelayan Terbakar di Dermaga Kaliadem, Api Bikin Nelayan Panik

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:03 WIB

Cuaca Jabodetabek Minggu 19 Juli 2026: Matahari Bersinar, Suhu 33°C

Berita Terbaru

Tragedi tanpa akhir di Gaza City. Serangan udara militer Israel kembali menghantam permukiman padat warga sipil dan merenggut nyawa anak-anak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

9 Warga Sipil Gaza Tewas Akibat Gempuran Udara

Senin, 20 Jul 2026 - 10:44 WIB

Eskalasi berbahaya di Timur Tengah. Amerika Serikat meluncurkan serangan udara baru ke wilayah Iran menyusul kematian tentara mereka di Yordania. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tensi Hormuz Membara: Gempuran Udara dan Rudal Iran

Senin, 20 Jul 2026 - 10:33 WIB

Guncangan maut di pegunungan Peru. Gempa kembar merusak puluhan rumah warga dan menewaskan sedikitnya enam orang.

INTERNASIONAL

6 Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Hancur di Chupaca

Senin, 20 Jul 2026 - 10:00 WIB

Gempuran udara terbesar di ibu kota. Rusia meluncurkan puluhan rudal balistik ke Kyiv, memicu kerusakan parah dan krisis pertahanan udara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik: Zelenskyy Desak Sekutu

Senin, 20 Jul 2026 - 09:30 WIB