Bus Travel Wisata Religi Kecelakaan di Tol Batu Bara, 7 Orang Tewas – Belasan Luka-Luka

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Selidiki Kecelakaan Bus Travel yang Tewaskan 7 Warga Tanjungbalai. (Posnews/ist)

Polisi Selidiki Kecelakaan Bus Travel yang Tewaskan 7 Warga Tanjungbalai. (Posnews/ist)

BATU BARA, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan wisata religi yang seharusnya menjadi momen penuh doa dan kebersamaan berubah menjadi tragedi memilukan.

Sebuah bus travel Darma Putra yang mengangkut 20 penumpang mengalami kecelakaan maut di Jalan Tol Lima Puluh–Indrapura, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Kecelakaan tersebut menewaskan tujuh orang dan menyebabkan belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa nahas itu terjadi saat rombongan warga Kota Tanjungbalai sedang dalam perjalanan menuju lokasi wisata religi di Kabupaten Langkat.

Namun, sebelum tiba di tujuan, bus yang mereka tumpangi menabrak sebuah truk di ruas tol tersebut.

Empat Korban Tewas di Lokasi, Tiga Meninggal di Rumah Sakit

Benturan keras membuat sejumlah penumpang terpental dan terjepit di dalam kendaraan. Akibatnya, empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Teori Perdamaian Demokratis: Mitos atau Fakta

Sementara itu, tiga korban lainnya, termasuk sopir bus, mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Camat Teluk Nibung, Darwansyah, membenarkan jumlah korban meninggal dunia terus bertambah setelah beberapa korban sempat mendapatkan penanganan medis.

“Kemudian jam tiga sore meninggal satu orang lagi dan tadi malam ditambah satu orang lagi. Jadi jumlahnya tujuh orang yang meninggal dunia. Selebihnya masih di rumah sakit,” ujar Darwansyah, Senin (22/6/2026).

Hingga kini, belasan korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Batu Bara. Sebagian di antaranya dilaporkan mengalami luka serius akibat kerasnya benturan.

Tangis Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah

Suasana duka menyelimuti Kota Tanjungbalai setelah jenazah para korban mulai dipulangkan ke rumah masing-masing.

Dua jenazah pasangan suami istri yang menjadi korban kecelakaan telah tiba di rumah duka di Jalan Lingkar, Kota Tanjungbalai.

Tangis keluarga pecah saat ambulans membawa jenazah tiba di lokasi.

Kerabat, tetangga, dan warga sekitar berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Baca Juga :  Jakarta Berawan, Bogor dan Bekasi Hujan, Ini Prediksi Cuaca Selasa 12 Mei 2026

Peristiwa ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Pasalnya, para korban sebelumnya berangkat dengan harapan memperoleh keberkahan melalui kegiatan wisata religi.

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Di sisi lain, aparat kepolisian Polres Batu Bara masih bekerja mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan mengatakan unit Gakkum Satlantas Polres Batu Bara saat ini melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengetahui kronologi kecelakaan secara utuh.

Penyidik juga akan mendalami kondisi kendaraan, faktor pengemudi, serta kemungkinan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan tabrakan fatal tersebut.

Masyarakat pun diimbau tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian dan tidak berspekulasi terkait penyebab kecelakaan sebelum proses investigasi selesai.

Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah kecelakaan serupa terulang kembali. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Australia Menyita Dua Koma Tujuh Ton Kokain
Popularitas Takaichi Merosot ke Tingkat Paling Rendah
Kakek di Lampung Utara Ngaku Lihat Genderuwo Sebelum Bacok Tetangga
Pendiri Wikipedia Tolak Kecerdasan Buatan Sunting Artikel
KPK Tahan Silmy Karim 40 Hari Lagi, Penyidikan Kasus Imigrasi Terus Bergulir
DPO Kasus Narkoba Ditangkap di Lombok, Bareskrim Kembangkan Jaringan Sabu Sumut-NTB
Riko Uchida Terima Hukuman 27 Tahun Penjara
Bareskrim Cokok Jaringan Sabu Sumut-NTB, Sita Narkoba Rp2,24 Miliar di Speaker dan Laptop

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:30 WIB

Polisi Australia Menyita Dua Koma Tujuh Ton Kokain

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:12 WIB

Popularitas Takaichi Merosot ke Tingkat Paling Rendah

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:44 WIB

Kakek di Lampung Utara Ngaku Lihat Genderuwo Sebelum Bacok Tetangga

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:48 WIB

Pendiri Wikipedia Tolak Kecerdasan Buatan Sunting Artikel

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:37 WIB

KPK Tahan Silmy Karim 40 Hari Lagi, Penyidikan Kasus Imigrasi Terus Bergulir

Berita Terbaru

Penyitaan narkoba paling besar. Aparat keamanan Australia menggagalkan peredaran rekor 2,7 ton kokain senilai ratusan juta dolar yang berada dalam bungker bawah tanah Sydney. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Australia Menyita Dua Koma Tujuh Ton Kokain

Selasa, 23 Jun 2026 - 10:30 WIB

Ujian kepemimpinan di Tokyo. Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan kemerosotan popularitas kabinet PM Sanae Takaichi akibat kecemasan krisis energi dan inflasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Popularitas Takaichi Merosot ke Tingkat Paling Rendah

Selasa, 23 Jun 2026 - 10:12 WIB

Melawan bias informasi. CEO OpenAI dan beberapa pengembang AI memanfaatkan data Wikipedia secara masif saat Wikipedia menolak keras keterlibatan langsung robot penyunting. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pendiri Wikipedia Tolak Kecerdasan Buatan Sunting Artikel

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:48 WIB