Polisi Bongkar Jaringan Senjata KKB, Buronan AG Ditangkap di Jayapura

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Posnews/Ist)

JAYAPURA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap buronan berinisial AG yang diduga menjadi perantara penjualan senjata api dan amunisi ilegal untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Penyidik mengembangkan pengungkapan jaringan pemasok senjata yang beroperasi di Yalimo dan Yahukimo.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penyidik melacak AG hingga kawasan Koya menuju perbatasan Skouw, Kota Jayapura.

Petugas kemudian menangkap AG di depan Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Jayapura pada Jumat (10/7/2026) pukul 10.40 WIT tanpa perlawanan.

Penyidik menduga AG menjadi penghubung antara tersangka SP sebagai pembeli dan DK dalam transaksi senjata api ilegal.

Transaksi Senpi Rp80 Juta Terungkap

Penyidik mengungkap AG diduga membeli satu pucuk senjata api rakitan laras panjang senilai Rp80 juta bersama SP, MM, dan SM dari seorang warga negara asing pada 4 Maret 2026.

Selain menangkap AG, polisi mengamankan FCRG, JT, IK, dan MK. Penyidik kini memeriksa keempatnya untuk mengungkap peran masing-masing dalam jaringan tersebut.

Baca Juga :  Penjual Pinang Ditikam OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Diduga KKB

Polisi Bongkar Jaringan Pemasok

Kasatgas Gakkum Operasi Damai Cartenz Kombes Pol I Gusti Gde Era Adhinata menegaskan penangkapan AG membuka jalan untuk membongkar jaringan pemasok senjata kepada KKB di Papua.

Penyidik terus menelusuri jalur distribusi, sumber pendanaan, serta pemasok senjata dan amunisi ilegal.

Polisi juga akan memproses setiap pihak yang terbukti terlibat sesuai ketentuan hukum. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Sita 1.134 Botol Miras Ilegal di Bogor, Penjual Dibekuk
Polisi Sikat Komplotan Pungli di PT Nikomas, Pedagang dan Sopir Jadi Korban
Polisi Sita 21 Ton Solar Ilegal dan Tiga Tugboat di Palembang
Ledakan Mortir 81 Mm di Cipatat Tewaskan 3 Warga, Polisi Selidiki Asal Amunisi
Oknum Polisi Tegal Positif Sabu, Kasus Dugaan Siksa Istri Siri Makin Terkuak
Mahasiswa Diserang 20 Pria di Palembang, Alami Luka Tusuk dan Kepala Robek
Tiga Terduga Penyerang Polisi di Katingan Dibekuk, Penyidik Dalami Peran Pelaku
Majelis Taklim di Ciawi Bogor Terbakar, Diduga Dipicu HP Meledak saat Dicas

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:04 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Senjata KKB, Buronan AG Ditangkap di Jayapura

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:24 WIB

Polisi Sita 1.134 Botol Miras Ilegal di Bogor, Penjual Dibekuk

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:22 WIB

Polisi Sikat Komplotan Pungli di PT Nikomas, Pedagang dan Sopir Jadi Korban

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:19 WIB

Polisi Sita 21 Ton Solar Ilegal dan Tiga Tugboat di Palembang

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:05 WIB

Ledakan Mortir 81 Mm di Cipatat Tewaskan 3 Warga, Polisi Selidiki Asal Amunisi

Berita Terbaru

Sistematis dan mematikan. Rusia memaksa jutaan anak Ukraina mengikuti pelatihan militer di wilayah pendudukan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Sabtu, 11 Jul 2026 - 16:07 WIB

Langkah awal revolusi dunia tiga dimensi. Misi 45 detik

TEKNOLOGI

Misi Klasik Bomb Da Base Act II Berhasil Mengubah Industri Game

Sabtu, 11 Jul 2026 - 15:32 WIB

Konsolidasi kilat faksi penguasa. Andy Burnham mengamankan tiket calon tunggal Perdana Menteri Inggris menggantikan Keir Starmer. Dok: REUTERS/Temilade Adelaja

INTERNASIONAL

Langkah Mulus Andy Burnham: Kantongi Dukungan 80 Persen

Sabtu, 11 Jul 2026 - 14:20 WIB