BGN Ungkap Utang Rp1,6 Triliun ke Mitra MBG, Pembayaran Masih Tertahan

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua BGN Agustina Arumsari. (Posnews/Ist)

Wakil Ketua BGN Agustina Arumsari. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap masih menunggak pembayaran Rp1,609 triliun kepada mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Seluruh pekerjaan telah selesai, tetapi pembayaran belum dapat dilakukan karena masih menunggu proses administrasi dan revisi anggaran.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyampaikan kondisi tersebut saat mewakili Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Jumat (17/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatannya sudah selesai, tetapi belum dibayarkan. Tunggakan itu akan kami selesaikan melalui DIPA Tahun Anggaran 2026,” kata Agustina.

Revisi Anggaran Hambat Pembayaran

Agustina menjelaskan BGN masih berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan untuk menyelesaikan revisi anggaran sebagai syarat pencairan dana.

Baca Juga :  Febrie Buka Suara soal Penggeledahan Rumah Sentul dan Temuan Uang Ratusan Miliar

Setiap tagihan harus melewati verifikasi berlapis, mulai dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Inspektorat, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Proses itu membuat pembayaran kepada mitra belum bisa dilakukan seluruhnya.

BGN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mitra yang hingga kini belum menerima haknya.

Potensi Tagihan Bertambah Rp743 Miliar

Selain tunggakan Rp1,609 triliun, BGN juga mencatat potensi tagihan Rp743 miliar yang belum dapat diakui sebagai utang dalam laporan keuangan.

Nilai tersebut tetap dicantumkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) sebagai kewajiban yang harus diselesaikan.

BGN juga masih memiliki tunggakan lain, antara lain Rp330 miliar untuk jasa penyelenggaraan dan publikasi, Rp7,3 miliar kepada Universitas Hasanuddin, serta sekitar Rp100 miliar untuk bantuan pemerintah.

Baca Juga :  Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji di PN Jakarta Pusat

Agustina memastikan BGN menargetkan seluruh kewajiban tersebut dapat diselesaikan pada 2026.

Mitra MBG Ancam Gembok Dapur Nasional

Sebelumnya, Asosiasi Mitra Strategis Program Makan Bergizi Gratis mengancam menghentikan operasional dapur MBG secara nasional apabila BGN tidak segera menyelesaikan berbagai persoalan kemitraan.

Ketua Umum Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional Indonesia, Syawaludin Aweng, menilai selama ini mitra hanya menanggung investasi dapur dan modal operasional, tetapi tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

Ia menegaskan, jika persoalan tersebut tidak selesai hingga 17 Agustus 2026, mitra akan melakukan aksi “gembok dapur nasional” sebagai bentuk protes. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi
8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Belum Temukan Titik Terang

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Jumat, 11 September 2026 - 09:32 WIB

BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB