TWIN FALLS, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Kota Twin Falls mengonfirmasi kematian pelaku penembakan In-N-Out Burger. Pelaku tewas usai menembak dirinya sendiri pada Sabtu lalu.
Aksi Heroik Menghentikan Pelaku
Kepala Kepolisian Twin Falls Matthew Hicks memberikan keterangan resmi dalam konferensi pers. Ia menegaskan bahwa tersangka Chad Williams bertindak seorang diri. Selanjutnya, Hicks menjelaskan rincian kondisi para korban insiden tersebut. Insiden ini merenggut tiga korban jiwa di lokasi kejadian. Sementara itu, tujuh korban lainnya mengalami luka-luka. Dua korban luka sudah kembali ke rumah usai menerima perawatan. Di samping itu, tiga korban berada dalam kondisi stabil. Namun, dua korban sisanya masih membutuhkan perawatan kritis.
Hicks memberikan apresiasi tinggi kepada seorang polisi lepas dinas. Selain itu, ia memuji keberanian seorang warga sipil bersenjata. Kedua sosok tersebut langsung membalas tembakan pelaku. Akibatnya, perlawanan mereka memaksa Williams melarikan diri. Hicks menyampaikan bahwa aksi cepat ini berhasil menghalau tersangka. Oleh sebab itu, tindakan berani mereka mencegah timbulnya korban tambahan. Saat ini, kepolisian terus berkoordinasi dengan keluarga tersangka. Sementara itu, pihak keluarga memberikan kerja sama penuh dalam penyelidikan motif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keprihatinan Manajemen dan Penyelidikan FBI
Pemilik jaringan In-N-Out Burger, Lynsi Snyder, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Salah satu karyawan terbaik mereka gugur dalam insiden tersebut. Oleh karena itu, Snyder menegaskan komitmen perusahaan melalui media sosial. Seluruh keluarga besar perusahaan akan mendampingi keluarga korban. Sementara itu, restoran di Twin Falls ini baru beroperasi selama satu minggu. Tempat tersebut resmi menyambut pelanggan sejak 24 Juli lalu.
Di sisi lain, Biro Investigasi Federal (FBI) mengimbau masyarakat untuk memberikan bantuan. Masyarakat dapat mengirimkan bukti foto maupun video demi kelancaran penyidikan. Kemudian, polisi menemukan jasad Williams di area sekitar restoran. Sementara itu, para saksi mata mengabarkan suasana yang sangat mencekam. Ratusan pengunjung pusat perbelanjaan berlarian menyelamatkan diri. Mereka mendengar dentuman senjata api sekitar pukul 14.00 waktu setempat.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













