Good Design Indonesia 2025 Apresiasi 51 Produk Terbaik, 8 di Antaranya Tembus G-Mark Jepang

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyerahkan penghargaan Good Design Indonesia 2025 di Auditorium Kemendag Jakarta. (Posnews/Ist)

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyerahkan penghargaan Good Design Indonesia 2025 di Auditorium Kemendag Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan penghargaan kepada 51 produk pemenang Good Design Indonesia (GDI) 2025, Kamis (4/12/2025), di Auditorium Kemendag, Jakarta.

Tahun ini, GDI mengusung tema “Good Design, Good Impact: Sustainability & Adaptive Design” yang menegaskan kemampuan produk Indonesia menjawab kebutuhan pasar internasional.

GDI Dorong Desain Indonesia Lebih Kompetitif

Ajang GDI 2025 menjadi sarana strategis untuk membangun identitas produk, memperkuat storytelling, serta meningkatkan daya tarik visual agar selaras dengan selera global.

Program ini berada di bawah Indonesia Design Development Center (IDDC) bersama Klinik Desain dan Designer Dispatch Service (DDS).

Menurut Mendag Budi Santoso, kualitas desain kini menjadi pembeda utama untuk menembus pasar dunia. Kemendag pun memberikan pendampingan dan konsultasi desain kepada pelaku usaha, terutama UMKM, untuk meningkatkan nilai tambah produk mereka.

Ribuan Produk Berpartisipasi Sejak 2017

Memasuki tahun ke-9, GDI telah diikuti lebih dari 1.300 produk sejak diluncurkan pada 2017 bersama Japan Institute of Design Promotion (JDP). Banyak pemenang sebelumnya yang berhasil menembus pasar ekspor.

Baca Juga :  Indonesia Tegas, Pemerintah Kecewa Uni Eropa Banding Putusan WTO Soal Baja Nirkarat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesuksesan itu berlanjut pada 2025. Tahun ini, delapan produk Indonesia meraih Good Design Award (G-Mark) 2025 di Jepang, mulai dari tas ramah lingkungan, furnitur, material konstruksi inovatif, hingga kendaraan listrik.

Mendag menegaskan bahwa desain produk adalah kunci penting dalam menjaga kinerja ekspor nasional. Banyak UMKM yang berhasil menembus pasar global setelah desain dan kemasannya diperbarui.

Kemendag juga memperkuat Program BISA Ekspor serta UMKM Desa Bisa Ekspor, yang mendorong UMKM mempresentasikan produk mereka kepada perwakilan perdagangan RI di 33 negara.

Program ini memastikan UMKM mendapat masukan desain dan standar kualitas agar mampu bersaing di pasar global.

Pemerintah terus membuka akses pasar melalui 20 perjanjian dagang yang telah berjalan dan 5 perjanjian baru sepanjang 2025, termasuk Indonesia–EU CEPA, Indonesia–Canada CEPA, Indonesia–Peru CEPA, Indonesia–EAEU FTA, dan Indonesia–Tunisia PTA.

Baca Juga :  Kemendag Buka Layanan Konsultasi Daring Gratis, Pelaku Usaha Bisa Terlayani 20 Kali Lebih Banyak

Perjanjian ini memperluas jalur ekspor bagi produk berdesain unggul.

51 Produk Terbaik Lolos Seleksi Ketat

GDI 2025 memiliki enam kategori: aksesori, barang pakai, perlengkapan rumah tangga, mobilitas, perlengkapan perumahan, serta furnitur dan fasilitas publik. Dari 347 produk yang mendaftar, hanya 51 produk yang lolos.

Hasil akhirnya:

  • 41 produk Good Design
  • 10 produk Best Design
  • 1 produk terpilih sebagai Best Design of the Year

Proses penjurian dilakukan dua tahap dan melibatkan juri dari Jepang, Taiwan, dan Indonesia.

Ketua Juri, Prananda L. Malasan, menegaskan bahwa desain masa kini wajib mengedepankan keberlanjutan dan adaptasi. “Desain bukan lagi soal estetika, tapi kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Diaz Hensuk dari perusahaan Format, pemenang GDI of the Year 2025, mengapresiasi Kemendag yang memberi ruang bagi desainer nasional untuk menembus pasar global. Ia mengungkapkan bahwa ajang ini membuka banyak peluang kolaborasi dan proyek baru. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni
Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan
Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026
Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng
Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31 WIB

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:44 WIB

Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:28 WIB

Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru