BATU BARA, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan wisata religi yang seharusnya menjadi momen penuh doa dan kebersamaan berubah menjadi tragedi memilukan.
Sebuah bus travel Darma Putra yang mengangkut 20 penumpang mengalami kecelakaan maut di Jalan Tol Lima Puluh–Indrapura, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Kecelakaan tersebut menewaskan tujuh orang dan menyebabkan belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa nahas itu terjadi saat rombongan warga Kota Tanjungbalai sedang dalam perjalanan menuju lokasi wisata religi di Kabupaten Langkat.
Namun, sebelum tiba di tujuan, bus yang mereka tumpangi menabrak sebuah truk di ruas tol tersebut.
Empat Korban Tewas di Lokasi, Tiga Meninggal di Rumah Sakit
Benturan keras membuat sejumlah penumpang terpental dan terjepit di dalam kendaraan. Akibatnya, empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, tiga korban lainnya, termasuk sopir bus, mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Camat Teluk Nibung, Darwansyah, membenarkan jumlah korban meninggal dunia terus bertambah setelah beberapa korban sempat mendapatkan penanganan medis.
“Kemudian jam tiga sore meninggal satu orang lagi dan tadi malam ditambah satu orang lagi. Jadi jumlahnya tujuh orang yang meninggal dunia. Selebihnya masih di rumah sakit,” ujar Darwansyah, Senin (22/6/2026).
Hingga kini, belasan korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Batu Bara. Sebagian di antaranya dilaporkan mengalami luka serius akibat kerasnya benturan.
Tangis Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah
Suasana duka menyelimuti Kota Tanjungbalai setelah jenazah para korban mulai dipulangkan ke rumah masing-masing.
Dua jenazah pasangan suami istri yang menjadi korban kecelakaan telah tiba di rumah duka di Jalan Lingkar, Kota Tanjungbalai.
Tangis keluarga pecah saat ambulans membawa jenazah tiba di lokasi.
Kerabat, tetangga, dan warga sekitar berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Peristiwa ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Pasalnya, para korban sebelumnya berangkat dengan harapan memperoleh keberkahan melalui kegiatan wisata religi.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Di sisi lain, aparat kepolisian Polres Batu Bara masih bekerja mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan mengatakan unit Gakkum Satlantas Polres Batu Bara saat ini melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mengetahui kronologi kecelakaan secara utuh.
Penyidik juga akan mendalami kondisi kendaraan, faktor pengemudi, serta kemungkinan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan tabrakan fatal tersebut.
Masyarakat pun diimbau tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian dan tidak berspekulasi terkait penyebab kecelakaan sebelum proses investigasi selesai.
Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah kecelakaan serupa terulang kembali. **
Editor : Hadwan












