Business Networking Kemendag Perkuat Ekspor Produk Indonesia ke Pasar Global

Senin, 22 Juni 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku usaha Indonesia berdiskusi dengan buyer dari Meksiko, Cili, Ethiopia, Nigeria, dan Aljazair dalam kegiatan business networking yang digelar Kementerian Perdagangan di Jakarta. (Posnews/ist)

Pelaku usaha Indonesia berdiskusi dengan buyer dari Meksiko, Cili, Ethiopia, Nigeria, dan Aljazair dalam kegiatan business networking yang digelar Kementerian Perdagangan di Jakarta. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperluas peluang ekspor Indonesia melalui business networking yang mempertemukan pelaku usaha Tanah Air dengan calon pembeli dari Meksiko, Cili, Ethiopia, Nigeria, dan Aljazair.

Kemendag menggelar kegiatan ini di Ruang Permanent Trade Exhibition, Jakarta, Kamis (18/6/2026), dengan menghadirkan PT Oneject Indonesia, PT Kopi Dalam Negeri, dan CV Anugerah Ciptakan Eka Harapan sebagai pelaku usaha Indonesia.

Dorong Ekspor ke Pasar Nontradisional

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, mendorong pelaku usaha memperluas ekspor ke pasar nontradisional, terutama Afrika dan Amerika Latin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan pemerintah membuka akses melalui berbagai perjanjian dagang yang harus dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia.

Baca Juga :  Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

“Pelaku usaha memanfaatkan akses pasar yang ada agar daya saing produk Indonesia meningkat,” ujarnya.

Amerika Latin Jadi Fokus Ekspansi

Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag, Bayu Nugroho, menyoroti Amerika Latin sebagai pasar potensial ekspor Indonesia.

Ia menegaskan Indonesia memanfaatkan kerja sama Indonesia–Chile CEPA (IC-CEPA) untuk memperluas penetrasi pasar ke Cili dan kawasan sekitarnya.

Bayu juga menyebut produk alat kesehatan berpeluang besar masuk pasar tersebut, termasuk sebagai pintu masuk ke rantai pasok Amerika Serikat.

Afrika Buka Peluang Baru

Delegasi dari Ethiopia, Nigeria, dan Aljazair membuka peluang baru bagi produk Indonesia di kawasan Afrika.

Pelaku usaha menampilkan produk unggulan seperti alat kesehatan, vanili, dan makanan ringan untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut.

Baca Juga :  Perampokan Jalanan di Setiabudi, HP Pekerja Raib Digondol 4 Bandit

PT Oneject Indonesia mempresentasikan inovasi alat kesehatan, Java Sisters Vanilla mempromosikan vanili organik, dan ACEH Food menawarkan produk makanan ringan olahan untuk pasar Afrika.

Pelaku Usaha Sambut Positif

Pelaku usaha menyambut positif forum ini karena Kemendag langsung mempertemukan mereka dengan calon pembeli internasional.

Dimas Aryo Pratomo dari PT Oneject Indonesia menyebut kegiatan ini memperluas jaringan bisnis global perusahaan.

Sementara itu, Java Sisters Vanilla dan ACEH Food menilai business networking mempercepat peluang kerja sama ekspor dengan buyer potensial.

Kemendag memperkuat fasilitasi ekspor melalui jejaring bisnis, promosi dagang, dan platform digital seperti InaExport.

Pemerintah menargetkan semakin banyak produk Indonesia menembus pasar global dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar
Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram
Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026
Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa
Kemendag Perkuat Ekspor Industri Padat Karya Lewat Perjanjian Dagang
Peluang Emas! Kemendag Ajak Pelaku Fesyen Tembus Pasar Arab Saudi
Wamendag Roro Ajak Indonesia Perkuat Ekspor dan Kemitraan Global
Kemendag Percepat Kerja Sama Indonesia-Maroko, Perdagangan Tumbuh 42 Persen

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:28 WIB

Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:06 WIB

Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:32 WIB

Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:51 WIB

Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:48 WIB

Kemendag Perkuat Ekspor Industri Padat Karya Lewat Perjanjian Dagang

Berita Terbaru