JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperluas peluang ekspor Indonesia melalui business networking yang mempertemukan pelaku usaha Tanah Air dengan calon pembeli dari Meksiko, Cili, Ethiopia, Nigeria, dan Aljazair.
Kemendag menggelar kegiatan ini di Ruang Permanent Trade Exhibition, Jakarta, Kamis (18/6/2026), dengan menghadirkan PT Oneject Indonesia, PT Kopi Dalam Negeri, dan CV Anugerah Ciptakan Eka Harapan sebagai pelaku usaha Indonesia.
Dorong Ekspor ke Pasar Nontradisional
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, mendorong pelaku usaha memperluas ekspor ke pasar nontradisional, terutama Afrika dan Amerika Latin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan pemerintah membuka akses melalui berbagai perjanjian dagang yang harus dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia.
“Pelaku usaha memanfaatkan akses pasar yang ada agar daya saing produk Indonesia meningkat,” ujarnya.
Amerika Latin Jadi Fokus Ekspansi
Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag, Bayu Nugroho, menyoroti Amerika Latin sebagai pasar potensial ekspor Indonesia.
Ia menegaskan Indonesia memanfaatkan kerja sama Indonesia–Chile CEPA (IC-CEPA) untuk memperluas penetrasi pasar ke Cili dan kawasan sekitarnya.
Bayu juga menyebut produk alat kesehatan berpeluang besar masuk pasar tersebut, termasuk sebagai pintu masuk ke rantai pasok Amerika Serikat.
Afrika Buka Peluang Baru
Delegasi dari Ethiopia, Nigeria, dan Aljazair membuka peluang baru bagi produk Indonesia di kawasan Afrika.
Pelaku usaha menampilkan produk unggulan seperti alat kesehatan, vanili, dan makanan ringan untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut.
PT Oneject Indonesia mempresentasikan inovasi alat kesehatan, Java Sisters Vanilla mempromosikan vanili organik, dan ACEH Food menawarkan produk makanan ringan olahan untuk pasar Afrika.
Pelaku Usaha Sambut Positif
Pelaku usaha menyambut positif forum ini karena Kemendag langsung mempertemukan mereka dengan calon pembeli internasional.
Dimas Aryo Pratomo dari PT Oneject Indonesia menyebut kegiatan ini memperluas jaringan bisnis global perusahaan.
Sementara itu, Java Sisters Vanilla dan ACEH Food menilai business networking mempercepat peluang kerja sama ekspor dengan buyer potensial.
Kemendag memperkuat fasilitasi ekspor melalui jejaring bisnis, promosi dagang, dan platform digital seperti InaExport.
Pemerintah menargetkan semakin banyak produk Indonesia menembus pasar global dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional. **
Editor : Hadwan











