Prabowo Negosiasi Tambahan 4 Pesawat Airbus A400M, Perkuat Armada Udara TNI

Senin, 3 November 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Strategi Pertahanan Udara, Prabowo Kejar Kontrak Tambahan Airbus A400M. (Marves)

Strategi Pertahanan Udara, Prabowo Kejar Kontrak Tambahan Airbus A400M. (Marves)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Indonesia menjadi sorotan dunia dengan pembelian sejumlah pesawat tempur hingga pesawat pengangkut jumbo. Bahkan pemerintah tancap gas dengan kembali ingin menambah kekuatan militernya

Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah tengah menegosiasikan pembelian empat unit tambahan pesawat angkut berat Airbus A400M untuk TNI AU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu ia sampaikan usai menyerahkan kunci pesawat Airbus A400M secara simbolis kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (3/11/2025).

Baca Juga :  Menu MBG Nasi Goreng Telur Ceplok Warnai Ulang Tahun Presiden Prabowo

Saat ini, pemerintah sudah mengaktifkan kontrak dua unit A400M. Bahkan, satu unit pesawat sudah tiba dan resmi bergabung ke armada TNI AU.

Dua unit sudah aktif. Kita juga punya opsi empat unit. Kemungkinan kita akan negosiasi untuk menandatangani empat unit lagi,” tegas Prabowo.

Alasan Strategis: Indonesia Butuh Kapasitas Angkut Gahar

Prabowo menegaskan, TNI menjadi garda terdepan menghadapi bencana, kesulitan rakyat, hingga tugas kemanusiaan. Karena itu, Indonesia wajib memiliki alutsista kuat, terutama kemampuan angkut udara.

Tak hanya itu, Indonesia luas bak benua Eropa dan memiliki belasan ribu pulau, sehingga mobilisasi cepat menjadi kebutuhan vital.

Baca Juga :  Ledakan SMAN 72 Jakarta, Densus 88: Terduga Pelaku Gemar Konten Brutal di Darknet

“Wilayah kita sangat besar, sebesar Eropa. Kemudian sekian belas ribu pulau. Kemampuan udara bagi kita sangat-sangat penting,” ujar Prabowo menekankan.

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan TNI terus dibangun agar lebih efektif, bukan hanya menjaga wilayah, tetapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional.

Semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah, tapi juga mendukung pembangunan nasional,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB