Belasan Simpatisan ISIS Australia Tetap Terancam Hukuman Berat

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mengabaikan peringatan Canberra. Belasan perempuan dan anak-anak mantan simpatisan ISIS kembali ke Australia secara mandiri dan kini menghadapi ancaman pengadilan. Dok: Istimewa.

Mengabaikan peringatan Canberra. Belasan perempuan dan anak-anak mantan simpatisan ISIS kembali ke Australia secara mandiri dan kini menghadapi ancaman pengadilan. Dok: Istimewa.

MELBOURNE, POSNEWS.CO.ID – Sebuah pesawat komersial yang membawa kelompok perempuan dan anak-anak terafiliasi ISIS mendarat di Melbourne pada Selasa. Mereka tetap memutuskan pulang meskipun pemerintah federal telah memperingatkan adanya ancaman penuntutan hukum.

Satu kelompok lain kini sedang dalam perjalanan menuju Sydney menggunakan maskapai Qatar Airways. Kepulangan mandiri ini terjadi kurang dari tiga minggu setelah kepulangan kelompok serupa yang berisi 13 orang.

Ancaman Hukum dari Pemerintah Federal

Menteri Dalam Negeri Tony Burke memberikan pernyataan keras mengenai kepulangan kelompok tersebut. Ia memastikan penegak hukum akan menyeret siapa pun yang melakukan kejahatan ke pengadilan.

“Pemerintah tidak akan memberikan bantuan apa pun kepada kelompok ini,” tegas Burke dalam pernyataan resminya. Ia menyebut mereka telah membuat keputusan mengerikan untuk bergabung dengan organisasi teroris berbahaya. Meski demikian, Burke memastikan bahwa badan intelijen dan penegak hukum telah memantau pergerakan mereka sejak tahun 2014.

Kasus Hukum pada Kepulangan Sebelumnya

Aparat keamanan bertindak cepat terhadap kepulangan simpatisan ISIS dari Suriah. Pada kelompok terbang sebelumnya, polisi langsung menahan tiga dari empat wanita dewasa yang tiba di Australia.

Pengadilan mendakwa Kawsar Ahmed dan putrinya, Zeinab Ahmed, atas tuduhan perbudakan terhadap wanita etnis Yazidi. Di tempat terpisah, polisi menangkap Janai Safar saat mendarat di Bandara Sydney. Jaksa mendakwa Safar karena memasuki wilayah kekuasaan organisasi teroris serta menjadi anggota aktif kelompok tersebut.

Baca Juga :  Pendiri Wikipedia Tolak Kecerdasan Buatan Sunting Artikel

Nasib Warga yang Tersisa di Kamp Roj

Saat ini, setidaknya masih ada dua warga Australia yang tertinggal di Kamp Roj, Suriah Utara. Kamp tersebut menampung sisa-sisa keluarga simpatisan ISIS sejak kekalahan militer mereka pada tahun 2019.

Seorang ibu berusia 29 tahun gagal pulang karena terganjal perintah eksklusi sementara dari pemerintah Australia. Perintah hukum tersebut melarang sang ibu memasuki Australia hingga Februari 2028. Pihak keluarga kini menyewa pengacara di Sydney untuk menggugat aturan eksklusi tersebut demi menyelamatkan anaknya yang mengalami disabilitas akibat luka pecahan peluru.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali
Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terbaru

Ilustrasi, Biaya Perang Iran melonjak hingga 47,1 miliar Dolar AS. Simak rincian pengeluaran amunisi Pentagon dan dampaknya pada Pemilu. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:42 WIB

Tabrakan kereta cepat RENFE dan IRYO di Toledo Spanyol menewaskan 68 orang. Simak kronologi kegagalan sinyal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:40 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi dan Kanselir Jerman Friedrich Merz sepakat bekerja sama amankan pasokan mineral kritis. Simak detail strategi de-risking kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:32 WIB