Xi Jinping Kunjungi Korea Utara demi Perkuat Poros Pertahanan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konsolidasi aliansi di Asia Timur. Presiden Tiongkok Xi Jinping memulai kunjungan kenegaraan ke Pyongyang guna mempererat kemitraan taktis di tengah kebuntuan negosiasi nuklir dengan AS. Dok: Istimewa.

Konsolidasi aliansi di Asia Timur. Presiden Tiongkok Xi Jinping memulai kunjungan kenegaraan ke Pyongyang guna mempererat kemitraan taktis di tengah kebuntuan negosiasi nuklir dengan AS. Dok: Istimewa.

PYONGYANG, POSNEWS.CO.ID – Presiden Tiongkok Xi Jinping menegaskan komitmen kuat untuk menjaga kepentingan bersama dengan Korea Utara. Xi menyampaikan janji tersebut langsung kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada hari Senin.

Tiongkok dan Korea Utara sepakat untuk mempererat hubungan taktis demi melindungi kedaulatan wilayah mereka. Sebab, tantangan geopolitik global saat ini menuntut keselarasan langkah pertahanan dari kedua belah pihak.

Komitmen Perlindungan dan Aliansi Strategis

Xi berjanji tidak akan mengubah dukungan mutlak Tiongkok terhadap kepemimpinan sosialis Kim Jong Un. Selain itu, ia mendesak peningkatan kerja sama di sektor pertanian, teknologi, perdagangan, hingga pertahanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan Xi selama dua hari ini menjadi perjalanan internasional pertamanya sepanjang tahun ini. Sementara itu, militer Korea Utara melepaskan tembakan meriam sebanyak 21 kali untuk menyambut kedatangan delegasi Tiongkok. Ratusan anak-anak juga menyambut hangat Xi di kompleks Lapangan Kim Il Sung.

Baca Juga :  Israel Gempur Gaza 2 Hari Berturut-turut, 18 Warga Tewas

Istri Xi, Peng Liyuan, bersama jajaran menteri kabinet Tiongkok turut mendampingi kunjungan kenegaraan penting tersebut. Dengan demikian, kehadiran para pejabat tinggi ini membuktikan keseriusan Beijing dalam membina hubungan bilateral.

Penguatan Poros Melawan Hegemoni Barat

Beberapa analis menilai Tiongkok tetap menganggap Korea Utara sebagai aset pertahanan yang sangat berharga. Sebab, aliansi ini berfungsi sebagai penyeimbang kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan Pasifik.

Tiongkok bersama Rusia dan Iran juga memiliki kepentingan yang sama untuk menekan pengaruh global Washington. Oleh sebab itu, Xi berkomitmen untuk membangun tatanan multilateralisme yang adil bersama para sekutunya.

Baca Juga :  AS Gempur Sasaran Militer Iran Pasca-Serangan Kapal Tanker

Namun, Korea Utara juga baru-baru ini memamerkan rencana pembangunan kapal perusak berbobot 10.000 ton. Langkah taktis ini bertujuan untuk menunjukkan taji militer mereka menjelang kedatangan delegasi Tiongkok.

Lembaga riset SIPRI bahkan memproyeksikan kepemilikan senjata nuklir Korea Utara telah meningkat menjadi 60 hulu ledak. Akibatnya, pertumbuhan kekuatan militer ini membuat Kim Jong Un kian percaya diri dalam konfrontasi global.

Pemulihan Jalur Transportasi dan Hubungan Dagang

Tiongkok dan Korea Utara kini gencar membuka kembali jalur perbatasan darat pasca-pandemi. Sebagai contoh, maskapai Air China telah mengaktifkan kembali rute penerbangan antar-ibu kota sejak Maret lalu.

Xi menilai pemulihan jalur transportasi ini menjadi momentum emas untuk memperluas hubungan antarmasyarakat. Pada akhirnya, sinergi pertahanan dan ekonomi ini akan memperkokoh posisi kedua negara di panggung dunia.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Berita Terbaru

Sanrio minta maaf dan batalkan kolaborasi Hello Kitty dengan drama VIVANT usai dituduh anti-Tiongkok. Simak ulasan konflik budaya. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Sanrio Minta Maaf dan Batalkan Kolaborasi Hello Kitty

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:37 WIB