Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sistematis dan mematikan. Rusia memaksa jutaan anak Ukraina mengikuti pelatihan militer di wilayah pendudukan. Dok: Istimewa.

Sistematis dan mematikan. Rusia memaksa jutaan anak Ukraina mengikuti pelatihan militer di wilayah pendudukan. Dok: Istimewa.

VIENA, POSNEWS.CO.ID – Laporan resmi lembaga internasional menunjukkan bukti pelanggaran berat terhadap hak anak-anak.

Indoktrinasi Sistematis di Wilayah Pendudukan Rusia

Para ahli independen mempresentasikan laporan terbaru di Wina, Austria. Mereka bekerja di bawah mandat organisasi keamanan regional OSCE. Laporan tersebut mengungkap program militerisasi sistematis terhadap anak-anak. Rusia menargetkan wilayah-wilayah Ukraina yang mereka kuasai saat ini.

Peneliti asal Prancis Herve Ascensio memberikan penjelasan mengenai hal itu. Pihak berwenang mengincar siapa saja yang mempertahankan identitas Ukraina. Target tersebut meliputi kalangan anak-anak, orang tua, hingga guru sekolah.

Ascensio menilai program militerisasi ini sangat kejam. Tindakan tersebut berpotensi masuk kategori kejahatan kemanusiaan berupa persekusi.

Penarikan Paksa Pemuda ke Garis Depan Pertempuran

Pakar asal Latvia Elina Steinerte menyoroti kejanggalan usia wajib militer. Otoritas pendudukan mengirim surat panggilan tentara kepada remaja Ukraina. Batas usia wajib militer ini lebih muda daripada di Rusia.

Banyak pemuda melarikan diri guna menghindari panggilan perang tersebut. Mereka memilih meninggalkan keluarga demi menyelamatkan diri dari garis depan.

Kantor berita AFP juga telah meninjau draf laporan tersebut. Laporan memuat detail mengenai kamp pelatihan perang anak-anak. Rusia memaksa anak-anak belajar menggunakan senjata dan menerbangkan drone.

Mereka bahkan mengirim beberapa pemuda langsung menuju garis depan pertempuran.

Tuntutan Pembukaan Koridor Kemanusiaan bagi Korban

Laporan merekomendasikan pembahasan nasib anak-anak dalam setiap negosiasi damai. Para ahli mendesak pembukaan koridor kemanusiaan secepatnya. Fasilitas ini mempermudah proses penyatuan kembali keluarga korban.

Baca Juga :  Sedikitnya 358 Orang Dieksekusi di Bawah Rezim Kim Jong Un

Ukraina sebenarnya sudah menyiapkan program reintegrasi anak-anak. Namun, Steinerte menilai pekerjaan rumah ini masih sangat menumpuk.

Para ahli memperkirakan risiko tinggi mengintai 1,6 juta anak-anak. Risiko tinggi mengintai anak-anak di Krimea dan Ukraina timur.

Pemerintah Kyiv mengonfirmasi Rusia telah membawa 20.610 anak secara paksa.

Investigasi Independen Lewat Mekanisme Moskow

Sebanyak 41 negara anggota OSCE mengaktifkan program investigasi khusus. Program bernama Mekanisme Moskow ini berjalan sejak pertengahan Mei lalu. Langkah ini bertujuan menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia yang berat.

Tim ahli melakukan wawancara langsung di Ukraina pada Juni lalu. Namun, pihak Rusia menolak keras bekerja sama dalam penyelidikan ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Mulus Andy Burnham: Kantongi Dukungan 80 Persen
Militer AS: Gencatan Senjata Selat Hormuz Runtuh
Flu Burung H5 Serang Australia: Kasus Pertama
Topan Raksasa: Bavi Bersiap Terjang Taiwan dan China
Militer AS Gempur Pesisir Iran Pasca-Serangan
Trump Setop Perdagangan dengan Spanyol Pasca-Perselisihan
Ancaman Topan Raksasa: Bavi Bersiap Terjang Taiwan
Energi Baru Indo-Pasifik: Australia Resmi Pasok Uranium

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:07 WIB

Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:20 WIB

Langkah Mulus Andy Burnham: Kantongi Dukungan 80 Persen

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:29 WIB

Militer AS: Gencatan Senjata Selat Hormuz Runtuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:12 WIB

Flu Burung H5 Serang Australia: Kasus Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:00 WIB

Topan Raksasa: Bavi Bersiap Terjang Taiwan dan China

Berita Terbaru

Sistematis dan mematikan. Rusia memaksa jutaan anak Ukraina mengikuti pelatihan militer di wilayah pendudukan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Sabtu, 11 Jul 2026 - 16:07 WIB

Langkah awal revolusi dunia tiga dimensi. Misi 45 detik

TEKNOLOGI

Misi Klasik Bomb Da Base Act II Berhasil Mengubah Industri Game

Sabtu, 11 Jul 2026 - 15:32 WIB